10. Terus Memperbaiki Diri Setiap Hari.
Orang bijak tidak merasa dirinya paling benar atau paling sempurna. Ia bersedia menerima kritik, mengevaluasi kekurangan, dan memperbaiki kualitas ibadah, karakter, serta hubungannya dengan sesama.
Pada akhirnya, kebijaksanaan adalah perpaduan antara kecerdasan pikiran, kematangan emosi, keluhuran akhlak, dan kedalaman spiritual. Orang bijak tidak sibuk membuktikan bahwa dirinya lebih hebat daripada orang lain. Ia lebih sibuk memastikan bahwa dirinya hari ini lebih baik daripada dirinya kemarin.
Dalam kehidupan spiritual, ukuran keberhasilan bukan hanya seberapa tinggi kedudukan, banyak harta, atau luas pengaruh seseorang, tetapi juga seberapa bersih hatinya, seberapa bermanfaat kehadirannya, dan seberapa bertanggung jawab ia menjalankan amanah dari Allah.
Sebab, orang yang benar-benar bijak bukan hanya pandai menjalani kehidupan, tetapi juga memahami untuk apa kehidupan itu dijalani dan ke mana akhirnya ia akan kembali.



