Jangan Panik Saat Banjir, Inpari 30 Ciherang Sub 1 Tahan Rendaman

Jakarta, Pripos.id (21/01/2020) – Memasuki tahun 2020 curah hujan rata-rata di seluruh wilayah Indonesia, hujan yang turun intensitasnya tinggi dan ada juga dengan intensitasnya sedang. Di beberapa wilayah yang menguntungkan di bawah hujan, karena letak geografisnya di dataran tinggi sehingga lahannya dapat digunakan intensif untuk bercocok tanam sesuai komoditasnya. Sementara di daerah dataran rendah dengan curah hujan yang tinggi maka tanah akan lebih banyak cadangan air sehingga menyebabkan tergenangnya tanaman yang ada di lahan tersebut.

Untuk mengatasi masalah yang menyebabkan tanaman terendamnya, khususnya padi di lahan sawah dataran rendah. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian melalui Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi) telah menghasilkan varietas padi yang tahan terhadap rendaman yang menghasilkan cadangan air atau banjir. Varietas tersebut adalah varietas Inpari 30 Ciherang Sub 1 yang telah dilepas pada tahun 2012 yang lalu.

Priatna Sasmita selaku Kepala Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BBPadi) memberikan varietas padi tersebut untuk meningkatkan daya tahan yang lebih kuat. “Inpari 30 Ciherang Sub 1 adalah varietas padi varietas unggul baru yang tahan terhadap rendaman udara”, ujar Priatna.

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan Dr. Haris Syahbuddin ditempat terpisah juga menyampaikan bahwa varietas Inpari 30 Ciherang Sub 1 adalah varietas yang telah disiapkan untuk mengatasi rendaman udara akibat banjir. Varietas Inpari 30 Ciherang Sub 1 mampu merecover dirinya disaat terendam, hal ini menjadi kelebihannya dan tidak dimiliki oleh varietas padi lainnya.

“Varietas Inpari 30 Ciherang Sub 1 tahan terhadap rendaman udara hingga 15 hari. Jika banjir dan terendam tanaman padi ini dapat menyimpan energi cadangan untuk terendam kemudian tumbuh kembali setelah air surut dan tidak mati, jika padi yang lain pasti akan mati itu,” ucap Haris .

Sesuai deskripsinya, Inpari 30 Ciherang Sub 1 cocok untuk ditanam di dataran rendah hingga 400 m dpl di daerah luapan sungai, cekungan dan rawan banjir lainnya dengan rendaman fase vegetatif selama 15 hari. Umur tanaman Inpari 30 Ciherang Sub 1 hanya 111 hari setelah semai dengan potensi hasil 9,6 ton / ha. Tekstur nasi pulen yang disukai sebagian besar masyarakat. (Nor)

Categories: Artikel

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Pripos.id