Kementan Bangun Jalan Usaha Tani, Produktivitas Pertanian di Bima Meningkat

BIMA, NTB, PRIPOS.ID (15/06/2022) – Produktivitas pertanian di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengalami pencapaian pesat realisasi program Jalan Usaha Tani (JUT). Diketahui, Kementan merealisasikan program JUT untuk Kelompok Tani Mangge Kalero di Desa Na’e, Kecamatan Sape sepanjang 205 meter dengan lebar 2,00 meter.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, jalan usaha tani merupakan sarana yang dibutuhkan untuk mengembangkan jaringan yang dimiliki petani. Selain itu, Jalan Usaha Tani juga diprogram untuk mempercepat proses distribusi, sehingga membantu petani dalam mengembangkan budidaya pertanian mereka.

“Jalan Usaha Tani juga diperpanjang daya jangkau distribusinya. Dengan program ini, petani akan semakin cepat dalam mengupayakan budidaya mereka yang meningkatkan ketahanan pangan karena produktivitas terus dapat ditingkatkan,” tutur Mentan SYL.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Ali Jamil menambahkan, Jalan Usaha Tani merupakan prasarana transportasi pada pertanian (tanaman pangan, hortikultura, perkebunan rakyat, dan pertanian) untuk memperlancar transportasi alat pertanian (alsintan), mesin sarana produksi menuju lahan pertanian dan pengangkutan hasil pertanian dari lahan penyimpanan tempat penyimpanan, tempat pengolahan atau pasar.

“Tujuannya membantu petani mengembangkan budidaya pertaniannya sebagai tujuan pembangunan pertanian nasional. Kami ingin petani memiliki fasilitas prasarana dan sarana pertanian yang baik, sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian mereka,” tutur Ali.

Dikatakannya, dengan fasilitas yang cukup baik, maka akses ke lahan pertanian juga semakin baik. Sudah barang tentu keberadaan Jalan Usaha Tani ini dapat membantu meningkatkan pendapatan dan menekan biaya produksi yang mereka keluarkan.

“Dengan Jalan Usaha Tani ini petani dapat dengan mudah mengangkut hasil pertanian mereka tanpa biaya yang besar,” tutur Ali.

Dalam konteks sistem modern, Ali menegaskan diperlukan penambahan maupun peningkatan sarana yang dapat mendukung usaha pertanian pertanian, pengangkutan sarana produksi dan hasil, baik dari maupun menuju lokasi.

“Jalan Usaha Tani ini juga upaya untuk mendorong sektor ke arah yang maju, mandiri dan pertanian modern,” tutur Ali.(nor)

Categories: Ekonomi dan Bisnis

Leave A Reply

Your email address will not be published.