KOTA BANDUNG, PRIPOS.ID (NMN) – Universitas Islam Bandung (Unisba) memulai rangkaian peringatan Milad ke-68 dengan menggelar Turnamen Bulu Tangkis yang berlangsung di GOR Cinde Itenas, Rabu (5/8/2026). Pembukaan kegiatan ditandai dengan servis simbolis oleh Rektor Unisba, Prof. Ir. A. Harits Nu’man, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., sebagai tanda dimulainya kompetisi.
Turnamen tersebut diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, serta para pensiunan dari berbagai fakultas, lembaga, badan, dan unit kerja di lingkungan Unisba. Sebanyak 68 pasangan berpartisipasi dalam pertandingan, terdiri atas 16 pasangan putri dan sekitar 52 pasangan putra.
Dalam sambutannya, Rektor Unisba menegaskan bahwa penyelenggaraan olahraga dalam rangka Milad bukan semata-mata untuk menentukan pemenang, melainkan menjadi media mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat rasa kebersamaan di antara keluarga besar Unisba.
Ia mengatakan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga tradisi kebersamaan yang selama ini terjalin melalui olahraga rutin setiap pekan.
“Ini adalah silaturahim kita selain latihan rutin setiap Rabu. Kemudian ini adalah ajang untuk memperingati dan meramaikan suasana Milad Unisba,” ujarnya.
Rektor juga mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas serta mengutamakan kesehatan selama bertanding. Menurutnya, semangat berkompetisi harus diimbangi dengan kesadaran menjaga kondisi fisik agar kegiatan olahraga tetap memberikan manfaat tanpa menimbulkan cedera.
“Ini adalah event untuk silaturahim, event untuk bergembira. Jangan terpaku pada juaranya. Kalau sudah lelah, sudah capek, istirahat saja, jangan dipaksa,” tuturnya.
Ia menambahkan, turnamen bulu tangkis merupakan cabang olahraga pertama yang digelar dalam rangkaian Milad ke-68 Unisba. Setelah itu, panitia akan melanjutkan berbagai agenda olahraga lainnya, termasuk pertandingan mini soccer.
“Ini adalah event pertama yang dijalankan ketika kita melaksanakan Milad. Cabornya adalah bulu tangkis. Selanjutnya akan ada event mini soccer dan beberapa cabang olahraga lainnya dalam rangka memperingati Milad ke-68 Unisba,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Milad ke-68 Unisba yang juga Dekan Fakultas Dakwah Unisba, Dr. Asep Ahmad Siddiq, Drs., M.Si., menyampaikan bahwa turnamen tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antarfakultas dan unit kerja sekaligus memperkuat rasa persaudaraan di lingkungan kampus.
Menurutnya, kegiatan olahraga mengajarkan tiga nilai utama yang harus terus dijaga, yakni sportivitas, disiplin, dan kesehatan. Ketiga nilai tersebut tidak hanya penting di arena pertandingan, tetapi juga dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sehari-hari.
“Menang kalah itu hal biasa. Yang harus kita jaga adalah ukhuwah Islamiyah, ukhuwah Unisba. Bahwa kita adalah keluarga besar Unisba,” ungkapnya.
Asep menambahkan, kedisiplinan dalam menaati aturan pertandingan menjadi cerminan budaya kerja yang perlu diterapkan oleh seluruh sivitas akademika. Di sisi lain, kesehatan jasmani dan rohani merupakan modal penting agar seluruh warga kampus mampu terus berkarya dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Ketika semuanya sehat, harapan pimpinan agar Unisba menjadi kampus yang berdampak akan semakin mudah diwujudkan. Melalui olahraga, kita memperkuat kebersamaan, membangun disiplin, dan meningkatkan semangat untuk terus memberikan kontribusi kepada masyarakat,” pungkasnya.
Turnamen bulu tangkis menjadi pembuka dari serangkaian agenda Milad ke-68 Unisba yang tidak hanya menghadirkan kompetisi olahraga, tetapi juga memperkuat solidaritas, budaya hidup sehat, serta semangat kolaborasi di lingkungan Universitas Islam Bandung.(askur/nmn)***


