Asrama SBSN, Prestasi MTsN 1 Pati, dan Siswa Lintas Pulau

PATI, PRIPOS.ID (04/01/2021) – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Pati menerima bantuan pembangunan dengan skema pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) pada tahun anggaran 2019. Anggaran sebesar Rp3,7 miliar dialokasikan untuk pembangunan gedung asrama siswa dengan luas 344 m².

Anggaran yang ada juga digunakan untuk pengadaan fasilitas pendukung berupa meubelair. Keberadaan gedung asrama memberikan dampak positif bagi keberlangsungan proses pendidikan di MTsN 1 Pati.

“Kami sangat bersyukur, bantuan SBSN berupa asrama siswa yang memberikan dampak yang luar biasa,” ujar Kepala MTsN 1 Pati Ali Musyafak di Pati, Minggu (03/01).

Syafak menjelaskan, dampak yang dirasakan dari asrama siswa yang pertama dan berdirinya adalah animo masyarakat untuk menyekolahkan anak-anaknya di MTsN 1 Pati sangat tinggi. Bahkan, animo ini tidak hanya pada masyarakat lokal saja, tetapi sampai lintas pulau. Tercatat, siswa MTsN 1 Pati ada yang berasal dari Jambi, DKI Jakarta, Jawa Barat, bahkan Papua.

“Hal ini karena penanaman nilai-nilai karakter yang ada di asrama yang sangat baik, itu juga belajarnya menjadi maksimal. Inilah yang menjadi pertimbangan para orangtua,” tuturnya.

“Di tahun 2018/2019 jumlah siswa yang mendaftar sekitar 400, pada tahun 2019/2020 meningkat menjadi 500 dan tahun 2020/2021 sebanyak 651 pendaftar,” sambungnya.

Meningkatnya jumlah pendaftar berpengaruh juga pada kualitas SDM siswa. Sebab, proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) berlangsung lebih kompetitif. Hal ini juga meningkatkan peningkatan capaian prestasi.

Syafak menyebutkan, tahun 2018, madrasah belum memiliki prestasi di tingkat Nasional. Selang, ada 9 prestasi tingkat nasional yang diraih. Tahun ini, meski pandemi, prestasi nasional melambung, mencapai 58 prestasi.

“Bahkan, yang baru-baru ini salah satu anak kami berhasil menyabet medali perak di tingkat Internasional. Penyumbang prestasi terbanyak dari siswa yang tinggal di asrama,” jelasnya.

Tak hanya siswa saja, para guru pun menunjukkan kompetensinya di kancah Nasional. MTsN 1 Pati bahkan dijuluki sebagai ‘pejuang prestator madrasah’ dari KKM MTs nasional.

Syafak langsung, lulusan MTsN 1 Pati yang tinggal di asrama banyak diterima di sekolah / madrasah favorit. Tahun 2020, sebanyak tujuh siswa berhasil masuk di MAN IC yang ada di seluruh Indonesia (Serpong, Pekalongan, Jambi dan Aceh Barat).

“Dengan SBSN kami berani membuat tagline MTsN 1 Pati berkarakter unggul mendunia. Dan berkat bantuan SBSN MTsN 1 Pati menjadi pilihan utama masyarakat Pati dan Jawa Tengah pada umumnya, tidak lagi menjadi pilihan kedua setelah sekolah,” tandasnya. (Askr/png)

Categories: Agama,Iptekni

Tags: ,,,,,,

Leave A Reply

Your email address will not be published.