Badan Karantina Indonesia di Surabaya Dukung Tanjung Wangi Jadi Pilot Project Stranas PK

BANYUWANGI  JAWA TIMUR, PRIPOS.ID – Unit Pelaksanan Teknis Badan Karantina Indonesia di Surabaya sebagai salah satu elemen CIQP (Custom, Immigration, Quarantine, Port Authority), hadir dalam koordinasi dan peninjauan Tim Strategi Nasional Pemberantasan Korupsi (Stranas PK) di Pelabuhan Tanjung Wangi, Jawa Timur (2-3/10).

Sebagai piloting project, Pelabuhan Tanjung Wangi mulai menerapkan SSmQC gen 2 yang merupakan pengembangan dari SSmQC gen satu. Sistem ini berlaku untuk komoditas impor.

Ketua Tim Stranas PK, Febriantoro atau lebih dikenal dengan panggilan Pak Toro, dalam arahannya menyampaikan bahwa target stranas PK yaitu merubah perilaku (SDM). Mengelola sistem dengan pelayanan yang bagus serta menjaga performa pelabuhan. Komitmen pimpinan serta kekompakan CIQP juga ditekankan.

“Kami hendak melihat utilitynya sejauh mana? Terutama terkait SSm Pengangkut. Sudah ada SOP, Pakta Integritas dan lainnya. Kami tidak hanya melihat seremonial, namun prosesnya, before dan afternya, prosesnya apakah sudah berjalan dan sudah ada evaluasinya”, ungkap Toro.

Categories: Ekonomi dan Bisnis

Leave A Reply

Your email address will not be published.