Beriman dan Berpasrah

Oleh Plt. Dirjen Bimas Katolik, Aloma Sarumaha

Salam damai Kristus, Masyarakat Katolik Indonesia yang terkasih

Beriman dan berpasrah merupakan aktivitas orang beragama. Iman dan pasrah merupakan dua sisi kehidupan beragama. Agama selalu mengandaikan keyakinan kepada Tuhan dan diwujudkan dalam perilaku pasrah. Pasrah tidak bermaksud pasif, melainkan terus mencari dan menemukan hakikat kebaikan Tuhan dalam keseluruhan cara hidup manusia.

Dalam Injil Yohanes 11:1-45 (Bacaan Liturgi Minggu Prapaskah V 2020) dikatakan bila kita percaya, maka kita akan melihat kemuliaan Allah (ay. 40). Belajar dari iman Marta dan Maria kepada Yesus Kristus, kita pun dipanggil untuk percaya kepada Yesus Kristus yang selalu hadir di antara manusia dengan segala suka dukanya.

Saat ini, bangsa kita dan dunia sedang menghadapi tantangan berat yaitu merebaknya wabah Corona Virus Disease (Covid-19). Sebagai orang beriman, kita percaya bahwa Yesus Kristus akan mendengarkan doa kita.

Makna percaya atau beriman antara lain ketaatan atau kepatuhan kepada hal-hal yang membawa kebaikan dan keselamatan bagi banyak orang (bonum publicum). Misalnya kita taat pada panduan menjaga kesehatan yang dikeluarkan Pemerintah dan pakar kesehatan antara lain, tinggal di rumah, menjaga physical distancing dan menjaga pola hidup sehat.

Beriman juga mensyaratkan kebersamaan. Maka solidaritas bersama menjadi penting dilakukan. Termasuk di dalamnya gerakan bersama seluruh umat beriman, tanpa membeda-bedakan siapa pun dia untuk membela kemanusiaan dengan mengikuti anjuran mengusahakan kebaikan bagi semua orang. Batasan-batasan yang dibuat, tidak bermaksud menghambat aktivitas manusia melainkan untuk mengondisikan agar gerakan bersama lebih bermakna dan berhasil.

Ada pepatah yang mengatakan “Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh, dapat juga diartikan agar kita bersatu bergerak menjaga jarak fisik agar tidak runtuh terkena wabah Covid-19. Maka masyarakat Katolik bersama semua komponen bangsa, lintas agama, suku dan golongan termasuk aparatur negara, perlu melakukan gerakan bersama untuk saling mengingatkan dan mengindahkan dalam menjaga physical distancing demi keselamatan bersama.

Semoga dengan iman yang kita buktikan melalui ketaatan dan kepatuhan kepada semua yang membawa kebaikan bersama, cobaan berat seperti wabah Covid-19 ini segera berakhir. Amin. Tuhan memberkati*

Categories: Artikel

Leave A Reply

Your email address will not be published.

corona covid 19 cialis ankara escort
Pripos.id