“Targetnya adalah peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman, tetapi bisa sampai submit atau submission,” katanya.
Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Dr. Lukman, S.T., M.Hum., mengapresiasi pelaksanaan coaching clinic sebagai bagian penting dalam mempersiapkan dosen menghasilkan publikasi ilmiah berkualitas. Ia menjelaskan bahwa proses publikasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menulis, tetapi dimulai dari penelitian yang baik, penyusunan hasil penelitian, proses penyuntingan, hingga penelaahan oleh reviewer.
“Ujungnya bukan bagaimana tulisan kita bisa dipublikasikan. Ujungnya adalah bagaimana penelitian kita bisa dibaca, dilihat, dan memiliki dampak yang luar biasa,” pungkasnya.(askur/nmn)***


