“Sebagai orang tua tentu kami sangat bangga dan terharu. Ini merupakan kepercayaan dan kesempatan yang sangat berharga bagi Zamzam. Untuk bisa sampai pada tahap ini tentu membutuhkan proses seleksi, latihan dan kedisiplinan yang tidak mudah,” ungkap H. Enjang Rohimat dengan suara bergetar menahan haru.
Yang paling membahagiakan keluarga bukan sekadar gelar yang disandang, melainkan perubahan karakter yang tampak nyata. Selama masa pembinaan, Zamzam tumbuh menjadi pribadi yang lebih disiplin, mandiri, dan penuh tanggung jawab — nilai-nilai yang menjadi pegangan hidup kedua orang tuanya.
Prestasi ini juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi MA Al Qur’an Kudang. KH. Jaki Irfan, S.Pd.I., selaku guru pembimbing, menyampaikan apresiasi mendalam atas pencapaian muridnya. Ia menilai keberhasilan Zamzam adalah buah dari pembinaan karakter yang konsisten, baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga.


