‘Ketiga BMT ini sebenarnya punya aset yang berupa tanah dan saat BMT-BMT ini gagal bayar ke nasabahnya dan tanah-tanah ini sama BMT ini suruh diambil sama nasabahnya akibat permasalahan gagal bayar tadi, tapi permasalahannya aset yang berupa tanah ini jauh -jauh lokasinya dan tidak tahu akan laku kapan jika untuk ganti uang nasabah, ” jelas Rizal Bawazier.
“Jadi BMT-BMT ini bukan tidak punya aset tapi mereka ini tidak punya uang tunai (cash), jadi saya mohon kepada Menteri Koperasi dan jajarannya untuk menyelesaikan permasalahan ini sampe selesai, karena ini adalah tanggung jawab kita dan saya sebagai wakil rakyat di Dapil 10 Jateng untuk menyuarakan permasalahan ini sampe selesai seratus persen karena saya sebagai anggota DPR-RI Komisi VI punya mitra Kementerian Koperasi,” Pungkas Rizal Bawazier. (ris)



