“Kami mempelajari banyak hal, termasuk mengenai peran pendamping yang sudah diterapkan di DPRD Provinsi Jawa Tengah, yang bisa diterapkan di Jawa Barat untuk mendukung optimalisasi tugas-tugas anggota dewan,” ujar Ratnawati di Gedung DPRD Provinsi Jawa Tengah, Semarang, Jumat (31/1/2025).
Ratnawati menjelaskan, dengan jumlah penduduk Jawa Barat yang mencapai sekitar 50 juta jiwa, tugas anggota DPRD Provinsi Jawa Barat menjadi lebih berat dan membutuhkan bantuan, salah satunya dengan adanya pendamping yang membantu dalam mengelola dan menangani aspirasi masyarakat secara efektif.
“Saat anggota dewan turun ke daerah pemilihannya, banyak masalah yang harus ditangani, dan kami membutuhkan bantuan agar setiap persoalan bisa diselesaikan dengan tepat,” tambahnya.
Selain itu, Ratnawati juga menyarankan agar program pengawasan tematik ini didorong untuk diadopsi di Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat. Terlebih, Gubernur terpilih pada periode 2025-2029 yang memiliki perhatian besar terhadap kebudayaan, sehingga pengawasan tematik yang dilaksanakan oleh DPRD Jawa Tengah dapat diterapkan untuk mendukung program-program budaya yang tidak hanya berasal dari Kementerian Pariwisata, tetapi juga melibatkan anggota DPRD dalam pelaksanaannya.
