Ia juga mendorong peserta agar tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik tetapi turut mempelajari budaya riset, sistem pendidikan, serta praktik-praktik terbaik yang diterapkan di universitas tujuan. Menurutnya, pengalaman tersebut dapat menjadi bekal dalam menyelesaikan studi, mengembangkan penelitian, hingga mempersiapkan kepemimpinan di masa depan.
Lebih lanjut, Asnita mengapresiasi inisiatif Fakultas Farmasi dan Sains yang melibatkan dosen Unisba yang sedang menempuh studi di luar negeri sebagai bagian dari proses pembelajaran. Ia menilai kolaborasi tersebut dapat memperkuat internasionalisasi akademik sekaligus memberikan inspirasi bagi pengembangan kurikulum dan peningkatan kualitas pendidikan di Unisba.
Mengakhiri sambutannya, ia secara resmi melepas keberangkatan para peserta dengan harapan program tersebut mampu memberikan manfaat tidak hanya bagi mahasiswa tetapi juga mendukung capaian kinerja universitas, fakultas, dan program studi dalam memperkuat jejaring akademik di tingkat internasional.(askur/nmn)***


