Floodway Cisangkuy Rampung Oktober, Emil: Banjir Bisa Kita Kendalikan

Kab.Bandung,Pripos.ID– Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengatakan, Terowongan Nanjung di Curug Jompong, Margaasih, Kabupaten Bandung, yang sudah bisa dioperasikan telah efektif mengatasi banjir di wilayah Bandung Raya, terutama Bandung Selatan.

Hal itu disampaikan Ridwan Kamil saat mendampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dalam kunjungan ke Terowongan Nanjung dan proyek Floodway Cisangkuy, Senin (13/1/2020).

“Saya mengucap terima kasih atas nama Pemerintah Provinsi (Jabar) ke Bapak Menteri (PUPR) dan jajaran, bahwa solusi terkait penanganan air yang berpotensi banjir, sudah berproses banyak,” ucap Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.

“Jadi waktu kejadian banjir di Jabodetabek, di Bandung Raya tidak ada berita (banjir) yang luar biasa. Karena selama ini air yang selalu ngumpul di titik-titik itu berhasil dialirkan dengan cepat karena dioperasikannya dua terowongan di Curug Jompong,” tambahnya.

Rencananya lanjutnya, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo bakal meresmikan Terowongan Nanjung yang selesai dibangun sebagai bagian dari instrumen pengendali banjir di Bandung Raya.

Selain Terowongan Nanjung, pemerintah sedang membangun proyek Floodway Cisangkuy di Desa Sukamukti, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, yang direncanakan rampung pada Oktober tahun ini. Tak sampai disitu, cembung Gedebage juga siap menjadi instrumen pengendali banjir di wilayah timur Bandung.

Dan tidak hanya itu, untuk wilayah hilir antara lain Karawang dan Bekasi, Pemerintah Provinsi Jabar bersama Kementerian PUPR berencana meneruskan program bendungan di wilayah Sungai Cibeet, Karawang, yang saat ini masih pada proses pembebasan lahan.

Emil memaparkan, Untuk wilayah Kabupaten/Kota Bekasi, rencananya dibuat bendungan penahan pengatur aliran sungai di zona pertemuan Sungai Cileungsi dan Cikeas untuk mengurangi risiko banjir di wilayah Bekasi Raya.

Sementara itu, proses pembangunan Bendungan Sukamahi dan Ciawi, saat ini sudah mencapai progres yaitu hampir 50% dan terus dikebut pembangunannya di tahun ini.

“Kalau semua ini lancar, semua isu banjir yang mengemuka diawal tahun 2020 ini bisa kita kendalikan,” pungkasnya.

“Oleh karena itu, kita hadir memonitor agar kami pemimpin memahami logika engineering-nya sehingga bisa disampaikan ke masyarakat dengan bahasa yang mudah dipahami,” tandasnya. (Ard)

Categories: Berita Daerah

Tags: ,,,,,,,,

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Pripos.id