Lebih lanjut Laksmi memaparkan bahwa pembelajaran mendalam ditopang oleh empat kerangka utama, yakni praktik pedagogis, kemitraan pembelajaran, lingkungan belajar fisik dan virtual, serta pemanfaatan teknologi digital.
Pembelajaran mendalam bertujuan membentuk profil lulusan berkarakter sesuai dimensi beriman dan bertakwa, mandiri, bernalar kritis, kreatif, bergotong royong, kewargaan, kesehatan, dan komunikatif.
Pembicara internal FTK, Dr. Asep Dudi Suhardini, M.Pd. menyebutkan bahwa implementasi pembelajaran mendalam tentunya harus memperhatikan dimensi-dimensi perkembangan peserta didik sehingga wujud ‘Pembelajaran Mendalam’ akan beragam sesuai jenjang pendidikan. Dalam hal ini, para guru memegang peran krusial dalam menerjemahkan pembelajaran ke dalam berbagai model dan strategi pembelajaran hingga assesmennya.
Di sisi lain, Kaprodi Magister Pendidikan Islam, Dr. Dedih Surana, M.Ag. menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya fakultas mendorong dosen dan mahasiswa untuk menjadi pelopor transformasi pembelajaran. Untuk itu Prodi Magister Pendidikan Islam siap menerima calon mahasiswa dari berbagai kalangan untuk mengokohkan kompetensi kependidikan.