Globe Berhasil Lakukan Panggilan Video 5G Melalui AIS Thailand

MANILA, FILIPINA, PRIPOS.ID (27/2/2020) – Teknologi internet yang sangat dinantikan akhirnya hadir di Filipina saat Globe berhasil melakukan panggilan video (video call) 5G yang pertama di negara tersebut dengan Jaringan Seluler 5G milik AIS Thailand.

Panggilan video ini berlangsung lebih dari tiga menit dan dilakukan setelah Globe menerima panggilan teknis dari AIS ketika operator seluler tersebut mengetes jaringan 5G-nya sendiri di Bangkok pada Jumat lalu, 21 Februari.

Alan Garchitorena, Globe Director, Technology Enablement & Services Planning, menerima panggilan video dari Hui Weng Cheong, President, AIS, saat perusahaan asal Bangkok ini menguji panggilan video 5G untuk pertama kalinya. AIS ialah penyedia jaringan seluler dan operator seluler terkemuka di Thailand. Selain itu, AIS juga merupakan unit bisnis penting dan berskala regional milik Singtel di Asia Tenggara.

Panggilan video tersebut berjalan tanpa kendala dan gangguan (zero lag) sehingga menghadirkan era baru untuk pengalaman seluler baik bagi Globe dan AIS.

“Panggilan video berlangsung sangat lancar. Luar biasa. Saya mengapresiasi dukungan yang diberikan tim Globe,” kata Hui setelah panggilan video selesai dilakukan.

AIS secara resmi mengakuisisi spektrum 5G yang baru bertepatan dengan panggilan video tersebut. 5G ialah teknologi yang sangat piawai dan menjanjikan berbagai fitur istimewa. Berbagai perusahaan telekomunikasi terkemuka di dunia telah beralih ke teknologi 5G dalam beberapa tahun terakhir. Langkah ini dilakukan agar mereka mampu memenuhi permintaan pelanggan terhadap pengalaman seluler yang lebih baik dan lancar.

Atas perannya, Garchitorena berkata, panggilan video ini sangat membuktikan kesiapan Globe untuk 5G seluler. “Teknologi tersebut akan menghadirkan era baru dalam pemanfaatan AR, VR, Internet of Things, aplikasi industri secara digital, dan hal-hal lain di Filipina,” lanjutnya.

Globe merilis akses “5G Fixed Wireless” pada Juni tahun lalu dan menjadikan Filipina sebagai negara ketiga di Asia yang memiliki teknologi 5G. Jepang dan Korea Selatan merupakan dua negara pertama di Asia yang memperkenalkan 5G kepada para konsumennya.

Globe baru saja meluncurkan Huawei Mate 30 Pro 5G, ponsel pintar 5G pertama di Filipina. Globe juga ingin mengubah beberapa area di kawasan bisnis utama (CBD) menjadi lokasi 5G seluler dalam setahun.

Dalam laporan “We Are Social” tahun 2020 yang dirilis Hootsuite, penetrasi internet di Filipina mencapai 67%, atau relatif tinggi ketimbang negara-negara lain. Angka penetrasi terbaru ini menunjukkan peningkatan luar biasa dalam hal penetrasi internet di negara tersebut.

Laporan serupa juga menunjukkan, secara global, warga Filipina paling banyak menghabiskan waktunya di internet, yakni rata-rata sembilan jam dan 45 menit per hari. Filipina juga tergolong negara yang memiliki durasi rata-rata harian terlama dalam hal penggunaan internet lewat perangkat seluler, yaitu sedikitnya lima jam dan 11 menit.(PRNewswire/ask)

 

Categories: Luar Negeri

Pripos.id