Gubernur Bali Godok Regulasi Perlindungan Sumber Air

DENPASAR, PRIPOS.ID (5/2020) – Gubernur Bali Wayan Koster mengembalikan komitmennya untuk melindungi sumber-sumber mata air yang ada di Bali. Mengapa hal ini bertentangan dengan visi Nangun Sat kerthi Loka Bali yang dimaksudkan untuk mendukung kelestarian alam Bali bagi isinya.

Sebagai langkah konkret awal, pihaknya saat ini sedang gencar menyusun dan menggodok pengaturan yang sesuai dengan mata air, sungai, danau dan pantai di Bali. Dengan demikian diharapkan semua sumber udara yang ada di Pulau Dewata akan menyambut.

Demikian terungkap saat Gubernur Koster menerima audensi Alumni Ikatan SMA Negeri 1 Singaraja (Ikamsa), di Kantor Gubernur Bali, Denpasar pada Rabu (15/1).

“Kita akan kampanyekan melalui berbagai gerakan, dan juga aksi nyata yang melibatkan berbagai pihak, sehingga mampu meningkatkan kesadaran masyarakat Bali mengenai pentingnya sumber udara di Bali,” ungkapnya.

Upaya ini menurut Gubernur Koster adalah selain untuk pelestarian Lingkungan, pula yang diperlukan untuk menyediakan bahan baku yang bersih dan berkualitas bagi masyarakat Bali.

“Kita ingin memulai kembali, air dan sungai-sungai kita di Bali, agar menghasilkan air yang bersih, berkualitas dan sehat untuk masyarakat,” katanya.

Untuk itu, pria yang juga jebolan SMAN 1 Singaraja ini mengajak para alumni sekolah menengah tingkat atas tertua di Bali-Nusra yang akan mengadakan reuni tersebut, turut serta berperan aktif mengimplementasikan program-program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali terutama di bidang lingkungan.

“Lewat aksi konkret dan menarik, serta menyentuh langsung kepada masyarakat, sehingga tidak hanya melibatkan alumni, namun juga bisa melibatkan masyarakat luas,” ajak Gubernur kelahiran Sembiran, Kabupaten Buleleng ini.

“Contohnya dengan melakukan pembersihan sungai, termasuk di hulunya hingga hilirnya di pesisir pantai dan manfaatnya benar-benar terasa. Dengan demikian, bisa menyentuh unsur-unsur Wana Kertih, Danu kertih dan Segara Kertih-nya,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Ikatan Alumni SMAN 1 Singaraja (Ikamasa) Prof. I Gede Pitana mengatakan reuni lintas generasi yang rencananya akan dihelat medio November 2020 ini diharapkan menjadi momen yang luar biasa untuk menggemakan lagi permainan yang banyak menelurkan orang Bali dan nasional tersebut.

“Tentu kita integrasikan juga dengan program-program Pemprov (Bali, red). Karena kita juga ingin berhasil dalam program pengimplementasian tersebut, ”katanya.

Dijelaskan tokoh nasional ini, kombinasi reuni yang dihelat dengan tajuk ‘Reuni Agung’ ini juga akan diisi denan berbagai kegiatan sosial, penanaman pohon, malam kesenian hingga pemberian penghargaan bagi tokoh-tokoh dengan dedikasi dan loyalitas tinggi untuk Bali dan almamater secara khusus. ( sani)

Categories: Berita Daerah

Pripos.id