Hadiri Rakernas BKKBN 2020 Wapres Ma”ruf : Tidak Ada Seorangpun Yang Boleh Tertinggal Dari Akses Layanan Dasar Dan Perlindungan Sosial.

JAKARTA, PIPOS.ID (12/02/2020) – Tidak ada seorang pun yang boleh tertinggal dari akses layanan dasar dan perlindungan sosial. Sumber daya manusia akan menjadi kekuatan kita menyongsong Indonesia Negara Maju 2045. Indonesia yang telah keluar dari jebakan pendapatan menengah sehingga siap menuju negara maju, mandiri, adil dan makmur. Kita harus berperang melawan stunting dengan meningkatkan asupan gizi dan status kesehatan ibu dan anak. Melalui inisiatif ini kita harapkan masyarakat Indonesia menjadi bermartabat tanpa ada kesenjangan. Hal besar ini bisa kita lakukan kalau BKKBN dapat memastikan bahwa pertumbuhan penduduk kita akan terus seimbang. Dengan pertumbuhan yang seimbang maka pintu bonus demografi semakin terbuka lebar dan kita bisa memanfaatkannya untuk tujuan pembangunan. Hal ini disampaikan Wapres RI KH. Ma’ruf Amin saat memberikan sambutan sekaligus membuka Rapat Kerja Nasonal (Rakernas) BKKBN Tahun 2020 yang berlangsung di Auditorium BKKBN Pusat, Jakarta, Rabu (12/02/2020).

Rapat Kerja Nasional BKKBN Tahun 2020 kali ini mengangkat tema “Banggakencana dalam Era Milenial untuk Indonesia Maju, Sejahtera dan Berkeadilan”

“Tinggalkan cara-cara rutin, perkuat semangat debirokratisasi, tempuh inovasi yang memiliki dampak bola salju dan manfaatkan pengetahuan dan kemajuan pembangunan teknologi informasi. Berikan kontribusi yang nyata dan seutuhnya kepada masyarakat dengan mengedepankan kepentingan mereka di atas kepentingan pribadi, organisasi dan golongan,” kata Ma’ruf.

Sementara itu dalam laporannya pada acara pembukaan Rakernas BKKBN Tahun 2020 ini, Kepala  BKKBN dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) lmemaparkan bahwa sebagai langkah awal dalam periode pembangunan nasional 2020-2024, berbagai percepatan dilakukan BKKBN melalui 5 (lima) Program Kerja Utama (Quick Wins) BKKBN Tahun 2020, yaitu 1) Mengatasi kekosongan alat dan obat kontrasepsi, 2) Membangun Rantai Pasok Alat dan Obat Kontrasepsi, 3) Restrukturisasi Kelembagaan dan Penyederhanaan Jabatan Struktural sampai Level Dua, 4) Membangun Zona Integritas, 5) Re-Branding Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) berupa Logo, Tagline dan Jingle yang sesuai dengan Generasi Milenial.

“Saya menaruh harapan yang besar agar program Banggakencana mampu dijalankan dengan baik di seluruh tingkatan wilayah, sehingga Keluarga Berkualitas dan Pertumbuhan Penduduk yang Seimbang dapat kita raih bersama guna mendukung tercapainya visi Presiden dan Wakil Presiden RI untuk terwujudnya Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berlandaskan gotong royong serta sangat membutuhkan support dan komitmen dari para peserta Rakernas,” pungkas Hasto

Rakernas BKKBN Tahun 2020 menghadirkan beberapa narasumber pakar, dengan pembicara utama Bapak Bahlil Lahadalia, SE, M.Si. (Kepala BKPM Kabinet Indonesia Maju), Dirjen Kesehatan Masyarakat (Kementerian Kesehatan RI) dan Dirjen Bangda (Kementerian Dalam Negeri)”. Rangkaian kegiatan Rakernas BKKBN Tahun 2020 ini dimulai dari kegiatan Pra-Rakernas pada 11 Februari 2020, kegiatan inti Rakernas pada 12 Februari 2020, dan dilanjutkan dengan Kegiatan Rakornis yang lebih fokus melibatkan seluruh mitra kerja BKKBN pada 13 Februari 2020 Kegiatan Rakernas ini diikuti sekitar 524 Peserta yang terdiri dari Lintas Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah (dalam hal ini diwakili oleh OPD KB Tk. Provinsi dan Kab/Kota), serta seluruh Mitra Kerja BKKBN.(nor)

Categories: Berita Nasional

Pripos.id