Dalam pelatihan ini, peserta diajak untuk mempraktikkan metode pembelajaran berbasis permainan, bercerita, serta aktivitas kolaboratif sederhana yang dapat membantu anak-anak pasien tetap termotivasi dan merasa gembira. Relawan juga dibekali dengan 24 flash card social skill yang dirancang untuk melatih kemampuan komunikasi, empati, kerjasama, dan pemecahan masalah melalui aktivitas sederhana. Dengan adanya media ini, relawan lebih terbantu dalam memberikan stimulasi sosial yang menyenangkan sekaligus edukatif kepada anak-anak pasien. Dengan demikian, relawan tidak hanya berperan sebagai pendamping tetapi juga sebagai fasilitator pembelajaran dan sahabat yang mendukung perkembangan psikososial anak.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program besar PkM bertajuk “Peningkatan Kapasitas Manajemen dan Pengembangan Program Psikososial di Rumah Singgah Kota Bandung”, yang mengintegrasikan aspek manajerial, edukasi, dan kesehatan. Harapannya, melalui pelatihan ini, relawan semakin siap dan kompeten dalam memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas hidup pasien kanker dan keluarganya di Rumah Singgah Ambu.(askur/png)


