Menurut keterangan saksi mata, Rosid (48), tidak ada dialog langsung antara ustadz dan lelaki yang berteriak tersebut. Orang itu justru segera menjauh dari area panggung setelah ceramah selesai dan terlihat melaksanakan sholat di bagian lain masjid.
Setelah turun dari podium, Ustadz Hariri bahkan berusaha mencari orang tersebut untuk mengkonfirmasi maksud teriakannya, namun memilih tidak mengganggu demi menjaga adab ibadah. Upaya itu tidak terealisasi karena orang tersebut sudah berada di area ibadah.
Hingga adzan berkumandang dan sholat dilaksanakan, kondisi masjid tetap aman dan tertib tanpa ada keributan atau kontak fisik. Klarifikasi ini menegaskan bahwa gangguan berasal dari jamaah tak dikenal, bukan dari penceramah yang selalu menjaga ketenangan sepanjang peristiwa. (IDING/BNN)


