Dalam sambutannya, Fuady menyampaikan bahwa kegiatan “Jumat Kasep” merupakan bentuk nyata kolaborasi antara perguruan tinggi dan pelaku UMKM dalam membangun daya saing usaha di era digital.
“Digital branding bukan hanya tentang membuat logo atau media sosial yang menarik tetapi bagaimana menghadirkan pengalaman dan kesan positif kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu UMKM tampil lebih dekat, lebih dikenal, dan lebih dipercaya oleh publik. Urban Barbershop menjadi contoh bagaimana usaha lokal dapat dibangun citranya melalui kegiatan kreatif dan pelayanan langsung kepada masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan cukur gratis ini mendapat sambutan antusias dari berbagai kalangan di lingkungan kampus. Sebanyak 53 peserta memanfaatkan layanan tersebut, yang terdiri atas tenaga lapangan (TL), cleaning service (CS), satpam, hingga mahasiswa. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan.


