Sementara itu, Zulkifli Hasan menegaskan bahwa persoalan sampah merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, bukan hanya pemerintah. Menurutnya, pengelolaan sampah harus dilakukan mulai dari sumbernya agar tidak terus bergantung pada tempat pembuangan akhir.
Ia juga mengapresiasi keterlibatan perguruan tinggi, termasuk Unisba, dalam mendukung solusi pengelolaan sampah melalui inovasi, edukasi, dan kolaborasi.
“Terima kasih para mahasiswa dan Pak Rektor. Sampah harus selesai di tempatnya. Di kampus, sampah harus selesai di kampus. Di sekolah selesai di sekolah, di pasar selesai di pasar, begitu juga di rumah makan. Tidak bisa lagi kita membuang sampah begitu saja ke tempat pembuangan terbuka,” tegasnya.
Menurut Zulkifli Hasan, pemerintah tengah menyederhanakan regulasi pengelolaan sampah agar lebih efektif, termasuk percepatan pengembangan teknologi pengolahan sampah menjadi energi listrik. Namun demikian, ia menekankan bahwa keberhasilan program tersebut tetap bergantung pada keterlibatan aktif masyarakat dalam memilah sampah organik dan anorganik sejak dari rumah.


