“Saya berharap kedepannya peran PII Jawa Barat untuk semakin aktif dalam menciptakan kolaborasi lintas sektor,” pungkas Ilham Akbar Habibie.
Sementara itu dalam kesempatan yang sama Ketua PII Wilayah Jawa Barat, Ir. Hambali, ST, MT., MH., IPM., mengatakan, Insinyur memiliki peran strategis dalam mendorong kebangkitan industri, khususnya di Jawa Barat yang menjadi pusat lebih dari 50 persen industri strategis Indonesia.
“Tidak ada negara maju tanpa industri. Karena itu insinyur harus mendorong reindustrialisasi, termasuk pengembangan sektor strategis seperti semikonduktor,” tutup Hambali.
Acara penguķuhan ini juga dalam gelar Seminar Nasional yang menghadirkan Narasumber yang pertama, Prof. Dr. Ir. Agus Taufik Mulyono, IPU, ASEAN Eng, (Wakil Ketua Umum PII) menyampaikan pemaparan terkait aspek teknis dan kegagalan bangunan dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur, narasumber kedua, Prof. Dr. Ir. Sarwono Hardjomuljadi, SH, MH, FIDSK.(Ketua Perkumpulan Ahli Dewan Sengketa Kontruksi) menyampaikan pemaparan terkait aspek hukum dan penyelesaian dalam pembangunan infrastruktur, dan narasumber ketiga, Ar. Georgius Budi Yulianto, IAI, AA. (Ketua Umum Ikatan Arsitek Indonesia) menyampaikan pemaparan terkait Penerapan AI untuk aspek arsitektur dan estetika dalam pembangunan infrastruktur.(nor)


