Kemensos Dan BNN Berkolaborasi Untuk Mencegah Serta Pemberantasan Narkoba

Jakarta, Pripos.id (10/07/2020) – Untuk mencegah dan memberantas peredaran narkoba di Indonesia Kementerian Sosial (Kemensos) dan Badan Narkotika Nasional berkolaborasi dengan penandatanganan nota kesepakatan bersama untuk bekerjasama dalam pencegahan dan pemberantasan peredaran gelap narkotika dan prekusor narkotika serta rehabilitasi sosial. Acara penandatanganan berlangsung di ruang rapat utama lt.2, Kantor Kemensos, Jl. Salemba Raya No.28, Jakarta, Jum’at (10/07/2020).

Dihadapan awak media usai acara tersebut, Menteri Sosial Juliari P. Batubara menyampaikan, “Perjanjian kerjasama ini akan menjadi dasar dalam menyamakan persepsi dan cara bagi berbagai pihak dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba dan terkait kerjasama rehabilitasi sosial kami akan mengoptimalkan tugas pokok para pihak untuk pelaksanaan rehabilitasi sosial serta pembinaan lanjutan yang disesuaikan standar nasional,” kata Menteri Juliari

Dalam mendukung program rehabilitasi tersebut, Kemensos menjalin kerja sama dengan BNN,UNODC dan Colombo Plan dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Selain itu, Juliari mengatakan kerja sama yang akan berlangsung selama tiga tahun ke depan itu juga mencakup peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia. “SDM tersebut yaitu khususnya para pendamping atau pelaksana layanan bagi korban penyalahgunaan NAPZA yang berada di lembaga rehabilitasi sosial korban penyalahgunaan NAPZA, baik milik pemerintah maupun masyarakat,” tambah Juliari

“Semoga generasi muda kita khususnya lebih baik lagi ke depannya. Terhindar dari segala macam penyalahgunaan narkoba. Yang pasti kita tidak ingin semakin banyak yg di rehab,” pungkas Juliari

Sampai saat ini kemensos sudah memiliki 5 Balai Rehabilitasi Korban Penyalahgunaan NAPZA (BRSKPN), 178 Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) di 34 Provinsi, dan 6 IPWL yang bekerja sama dengan Pemerintah Daerah.(nor)

Categories: Berita Nasional

Leave A Reply

Your email address will not be published.