Kemensos Respon Mbah Damin Korban Terdampak Ledakan Pertamina, Berikan ATENSI Berbasis Keluarga

INDRAMAYU, JAWA BARAT, PRIPOS.ID (03/04/2021) — Merespon dampak bencana ledakan Pertamina di Balongan Indramayu, Kementerian Sosial melalui Balai Lansia Budhi Dharma Bekasi memberikan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Berbasis Keluarga lansia atas nama Darmin yang sempat dirawat Di RS Pertamina, sesaat setelah ledakan terjadi.

Kepala Balai Lansia Budhi Dharma Bekasi, Pujiyanto mengarahkan langsung Tim Respon Kasus dari unsur Penyuluh Sosial dan Perawat untuk langsung ke lokasi Mbah Damin berada.

“Lakukan identifikasi dan asesmen serta tindakan langsung di tempat untuk memberikan pertolongan kepada Mbah Damin, pastikan kondisi mbah Damin terlayani dengan baik ,” jelas Pujiyanto.

Sampai di RS Pertamina petugas tidak mendapati Mbah Damin di sana, dan sudah dijemput keluarganya (keponakannya) kembali ke rumahnya yang berjarak kurang lebih 1,5 km dari tempat kejadian.

Tim Respon Kasus Balai Lansia Budhi Dharma setelah berkoordinasi dengan pihak Dinas Sosial Kabupaten Indramayu, pihak Rumah Sakit Pertamina, Kepala Desa Balongan dan Kepala PSTW Kasih Ibu Indramayu yang juga terkena dampak berjarak kurang lebih 2 km dari lokasi kejadian.

Tim respon kasus bersama tim dari PSTW Kasih Ibu mengunjungi keluarga besar/keponakan-keponakan Mbah Damin yang berada dalam satu lingkungan tempat tinggal. Saat dijumpai petugas di rumahnya, Mbah Damin berada dalam satu bilik rumah hanya bisa duduk dan berbaring, tidak bisa berjalan, tidak bisa bicara namun dapat menangkap isyarat dalam berkomunikasi, kondisi rumah juga sangat sederhana.

“Kami semua saudara dan keponakannya siap merawatnya terus Bu, meskipun dua anaknya sudah pasrah tidak merawatnya karena bekerja di ke Arab dan Taiwan, tetapi kami merawat Mbah Damin seperti orang tua kami sendiri dan sebagai pengganti orang tua kami.” Ujar Jun salah seorang keponakan Mbah Damin.

”Tadi Mbah Damin kami jemput dan ajak pulang ke sini karena nggak mau jauh dari keluarga Bu dan sudah sangat kangen rumahnya. Meskipun hidup kami sederhana, tetapi kami masih sanggup merawatnya. Mbah Damin jangan di bawa ke panti ya bu. Saya lillaahi ta’ala sanggup merawat, biar jadi ibadah kami bu.” Ungkap Jun kepada petugas balai.

Melihat kesungguhan keluarga dan kondisi Mbah Damin yang memang lebih senang dan nyaman bersama keluarga, petugas menyampaikan apresiasi bahwa Lanjut Usia lebih utama berada dalam lingkungan keluarga yang betul-betul memberikan dukungan serta peduli terhadap lanjut usia.

Petugas juga memotivasi keluarga agar tetap berupaya sebaik mungkin memberikan pelayanan dan perawatan kepada Mbah Damin baik perawatan diri, kebersihan dan kerapian tempat tinggal secara rutin agar Mbah Damin merasa lebih nyaman dan bahagia di tengah-tengah keluarganya.

Selanjutnya Petugas Balai juga langsung mengajak dan mendampingi belanja kebutuhan dasar pangan dan nutrisi, Pampers dan sebagian isi warungan keluarga yang tampak sederhana dalam etalase berukuran satu meter.

Paket pemenuhan kebutuhan dasar dari Balai Lansia Budhi Dharma ini diserahkan langsung pada lansia dan keluarganya serta modal usaha sebagai bentuk dukungan keluarga, sehingga dari hasil usaha tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan pelayanan dan perawatan lansia. Petugas juga memberikan motivasi pada keluarga untuk dapat membukukan/mencatat dan memutar modal usaha sehingga terlihat hasilnya dan dapat digunakan untuk merawat lansia (Mbah Damin) secara berkelanjutan. Nampak senyum Mbah Damin meskipun tak mampu bicara setelah tim menyerahkan bantuan.

Balai Lansia Budhi Dharma Bekasi berharap ada tindakan lebih lanjut dari beberapa pihak, untuk Dinas Sosial Kabupaten Indramayu, Balai berharap untuk memberikan pembinaan lanjut baik berupa bantuan kursi roda dan memfasilitasi proses pendaftaran dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Balai berharap pihak Pertamina memberikan bantuan perbaikan tempat tinggal, kamar tempat tidur dan sarpras lainnya. Selain itu, balai juga berharap Kepada PSTW Kasih Ibu Balai berharap agar Mbah Damin sebagai lansia dapat dibina di PSTW Kasih Ibu, karena masih dalam jangkauan wilayah satu desa.

Kepada pihak Kepala Desa Balongan, Balai juga berharap agar dapat mengembangkan program peduli lansia dari sebagian anggaran desa.

Kepada pihak Dinas Kesehatan agar lansia mendapatkan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) dan mendapat perawatan lanjutan di RSUD Indramayu, jika terjadi keluhan mendesak.

Penanganan lansia secara sinergis dari berbagai pihak diharapkan dapat bersama-sama mewujudkan kesejahteraan lanjut usia di seluruh pelosok Indonesia.(nor)

 

Categories: Berita Daerah

Leave A Reply

Your email address will not be published.