Muawia menuturkan bahwa motivasi utamanya melanjutkan studi adalah untuk memperdalam ilmu pengetahuan dan berkontribusi bagi masyarakat serta masa depannya. Ia memilih melanjutkan pendidikan di Indonesia karena negara ini dikenal ramah, biaya kuliah dan hidup yang terjangkau, serta memiliki kualitas pendidikan Islam yang baik. “Bandung sangat nyaman untuk belajar, dan Unisba memiliki reputasi yang baik di bidangnya,” ujarnya.
Di Unisba, Muawia memilih Program Studi Perbankan Syariah di Fakultas Syariah, sesuai dengan minatnya dan pertimbangan peluang kerja di masa depan. Ia merupakan penerima beasiswa penuh (fully funded) dari Unisba.
Sebelum ke Indonesia, Muawia sempat menempuh studi di Universitas Al-Aqsa Gaza jurusan perbankan. Namun, konflik yang terjadi memaksanya mencari jalan baru untuk melanjutkan pendidikan.
Saat pertama kali tiba di Indonesia, Muawia merasakan sambutan hangat dari dosen maupun mahasiswa. Lingkungan kampus yang nyaman membuatnya cepat beradaptasi. Meski menghadapi tantangan bahasa, ia berusaha keras belajar bahasa Indonesia setiap hari, menggunakan kamus digital, bertanya kepada teman, serta mengikuti kelas dengan penuh keseriusan. “Tantangan terbesar adalah bahasa dan sistem pembelajaran yang berbeda dari negara asal. Bahasa Indonesia cukup sulit bagi saya, namun insyaAllah saya berusaha keras untuk menguasainya,” jelasnya.


