KOTA BANDUNG, PRIPOS.ID – Kampus Unisba di Jalan Tamansari No. 1, Bandung, menjadi saksi ketegangan sekaligus kemeriahan saat 20 finalis kompetisi Public Speaking dari SMA/SMK se-Bandung Raya unjuk kebolehan di babak grand final. Mereka terpilih melalui proses seleksi ketat berbasis video yang sebelumnya dikirim ke akun Instagram Lab Simulasi Fikom Unisba.
Ajang ini menjadi puncak dari Orator’s Odyssey Competition 2025, yang merupakan bagian dari perayaan Milad ke-42 Fikom Unisba dengan tema besar “Speak Up, Stand Out”. Kompetisi terbagi dalam dua kategori utama: Master of Ceremony (MC) informal dan Storytelling.
Mewakili Dekan, Dr. Ferry Darmawan, S.Sos., M.Ds., selaku Wakil Dekan I Fikom Unisba, memberikan sambutan pembuka dengan apresiasi tinggi atas semangat para peserta. “Lewat kompetisi ini, kita melihat potensi luar biasa dari generasi muda dalam seni berbicara di depan publik,” ujarnya. Ia juga mendorong para peserta untuk tampil maksimal di hadapan guru pembimbing dan pendukung yang hadir memberi semangat.
Ketua Pelaksana sekaligus Kepala Seksi Lab Simulasi Komunikasi, Dr. Rita Gani, M.Si., mengungkapkan bahwa 20 finalis ini telah terseleksi dari puluhan pendaftar. Mereka dinilai berdasarkan aspek seperti intonasi, kreativitas, kesesuaian tema, dan ekspresi. Rita berharap ajang ini bisa menjadi agenda tahunan dan terus diperluas cakupannya hingga tingkat Jawa Barat, bahkan nasional.
Para finalis memukau dewan juri yang terdiri dari tiga pakar komunikasi: Dr. Rita Gani, Indri Rachmawati, S.Sos., M.I.Kom., dan Eva Nurseha, S.I.Kom., M.I.Kom. Menurut Indri, kreativitas peserta khususnya dalam storytelling sangat menonjol, membuat penilaian menjadi tantangan tersendiri. “Kualitas mereka sangat menjanjikan, dan ini bisa menjadi pintu masuk ke dunia profesional public speaking,” imbuhnya.
Kompetisi ini merupakan kelanjutan dari workshop daring Public Speaking yang digelar pada 10 Mei 2025 dan diikuti oleh siswa dari berbagai daerah di Indonesia. Ajang ini menjadi ruang aktualisasi diri, tempat peserta mengasah kepercayaan diri, teknik vokal, dan keterampilan tampil di muka umum.
Antusiasme peserta terasa kuat di sepanjang acara. Raditya dari SMKN 3 Baleendah menyebut acaranya “tersusun rapi dan kemasannya mewah,” sementara Try Eka dari SMAN 23 Bandung menyatakan bahwa sesama finalis dan para pendukung sangat suportif.
Pemenang kategori Storytelling adalah: