Sementara dalam sesi tutorial, mahasiswa mendapatkan pembekalan yang lebih aplikatif. Materinya meliputi thaharah, teori dan praktik salat berjamaah, fikih salat bagi pasien, bimbingan doa bagi orang sakit, pembinaan bacaan Al-Qur’an, tafakkur fiddin, hingga praktik pemulasaraan jenazah.
Ketua LPI3M Unisba, Dr. Parihat, Dra., M.Si., menjelaskan bahwa pembinaan diarahkan untuk membentuk pribadi yang bertakwa, berperilaku Islami, serta menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan profesi.
Ia berharap, nilai-nilai tersebut dapat menjadi bagian dari sikap mahasiswa ketika nantinya memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Selain pembelajaran, rangkaian pesantren juga diisi dengan evaluasi bacaan Al-Qur’an melalui placement test, salat tahajud berjamaah, serta ceramah tematik setelah salat Magrib dan Subuh. Peserta terbaik juga berkesempatan mengikuti lomba Parade Ceramah sebagai wadah untuk mengasah kemampuan komunikasi dan penyampaian pesan keislaman.


