LPPM Unisba Kembali Gelar Konferensi Internasional 4 th BAIC 2021

KOTA BANDUNG, PRIPOS.ID (17/09/2021) – Guna mewadahi dosen dan peneliti untuk publikasi internasional, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Unisba kembali menyelenggarakan kegiatan Bandung Annual International Conference (BAIC) 2021 yang mengusung tema “Innovation and Adaptation for Sustainable Development Goals” yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting, Selasa-Rabu (14-15/09).

Konferensi yang sudah dilaksanakan keempat kalinya ini dibagi menjadi dua kegiatan utama, yaitu Scientific & Technology Research Symposium (SiRes) dengan tema “Innovation of Science and Technology for Sustainable Development Goals” dan Social & Humanities Research Symposium (SoRes) dengan tema “Islam, Media and Education in Building Adaptation for Sustainable Development Goals”. Jumlah total peserta yang mengikuti seminar ini sebanyak 219 orang dengan pembagian 153 peserta SoRes dan 66 peserta SiRes. Peserta yang hadir sebagian besar adalah peneliti dan dosen di lingkungan Unisba sedangkan sebagian yang lain berasal dari berbagai perguruan tinggi di dalam dan luar negeri. Area riset yang masuk dalam SiRes adalah Teknik Industri, Teknik Pertambangan, Perencanaan Wilayah dan Kota, Statistik, dan Matematika. Sedangkan bidang riset yang masuk dalam area SoRes adalah Komunikasi, Psikologi, Manajemen, Akuntansi, Ekonomi, Hukum, Pendidikan Islam, Pendidikan Anak Usia Dini, Komunikasi dan Penyiaran Islam, ekonomi syariah dan bidang lain yang terkait.

Ketua LPPM Unisba, Prof. Dr. Neni Sri Imaniyati, S.H, M.Hum., mengatakan, tujuan penyelenggaraan kegiatan ilmiah ini sebagai  wadah publikasi bagi para peneliti atas riset yang telah mereka lakukan serta menjadi tempat pertukaran ide dan pengetahuan terbaru sehingga akan meningkatkan jejaring dan kolaborasi di level nasional dan internasional.

“Forum ilmiah ini juga diharapkan dapat menambah wawasan dan kematangan berpikir para peserta secara ilmiah,” ungkapnya.

Seperti tahun-tahun sebelumnya kata Prof. Neni, artikel dalam konferensi ini akan dipublikasikan di prosiding internasional sehingga kegiatan konferensi ini tidak berhenti hanya pada presentasi hasil penelitian semata.

“Lebih dari itu, konferensi ini menjadi wadah bagi para dosen Unisba, khususnya, untuk mempublikasikan hasil riset mereka secara internasional melalui prosiding internasional,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I Unisba, Prof. Ir. A. Harits Nu’man, M.T., Ph.D., IPM., berharap, melalui seminar ini para dosen khususnya dosen Unisba dapat meningkatkan kualitas publikasi ilmiah dan meningkatkan profilnya dalam jabatan fungsional untuk meningkatkan kinerja institusi. Hal ini menurutnya karena kinerja perguruan tinggi di Indonesia ditentukan oleh indikator yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi yang dalam hal ini selain kualifikasi dosen, beberapa indikator tersebut ditentukan oleh produktivitas dosennya dalam publikasi ilmiah yang juga terkait dengan jabatan fungsional dosen dan indikator kinerja ini tertuang dalam rubrik beban kerja dosen.

“Semoga dari konferensi ini kita mendapatkan banyak informasi dan manfaat penting untuk meningkatkan kualitas publikasi ilmiah yang bermanfaat bagi dosen dan institusinya,” tuturnya.

Pada seminar ini menghadirkan dua orang keynote speakers yakni Prof. Stewart Barr dari University of Exeter, United Kingdom, dan Dr. Ir. Mohamad Satori, M.T., IPU. dari Universitas Islam Bandung. Berbeda dengan penyelenggaraan tahun lalu, BAIC 2021 melaksanakan dua kegiatan utama, yaitu plenary session yang menghadirkan kedua pembicara utama dalam satu sesi serta parallel session yang membagi para pemakalah ke dalam breakout room (via zoom meeting) untuk melakukan presentasi diskusi, sesuai dengan tema tulisan dari para peserta.

Sebelum pelaksanaan konferensi pada Rabu (15/09), sehari sebelumnya dilakukan coaching clinic penulisan artikel ilmiah bagi para peneliti/ dosen yang mengikuti konferensi ini. Dalam klinik penulisan ini, para peserta mendapat panduan menulis artikel sesuai ketentuan penerbit internasional yang akan menerbitkan hasil-hasil riset yang dipresentasikan saat konferensi.

Untuk penyelenggaraan BAIC kali ini, LPPM Unisba juga bekerja sama dengan pemerintah dan Perguruan Tinggi Mitra Unisba baik dari dalam maupun luar negeri yang berpartisipasi sebagai co-host, diantaranya: Universitas Malaysia Kelantan, Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP2D) Provinsi Jawa Barat, Universitas Bina Bangsa, Universitas Bina Insani, Universitas Swadya Gunung Jati Cirebon, Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat (NTB), Universitas Ibnu Sina Batam, Universitas Bengkulu, STT Migas Balikpapan, Universitas 17 Agustus 1945 Cirebon.(ask/png)

Categories: Berita Daerah,Iptekni

Leave A Reply

Your email address will not be published.