Rangkaian kegiatan diawali dengan survei lapangan untuk mengamati kondisi fisik kawasan, fasilitas pelabuhan, aktivitas nelayan, serta pola pemanfaatan ruang di sekitar Pantai Jayanti. Selain itu mahasiswa juga melakukan wawancara dengan pihak dinas dan nelayan untuk menggali permasalahan utama yang dihadapi, seperti keterbatasan kolam labuh, belum optimalnya penataan kawasan, serta potensi wisata yang belum dikelola secara formal
Berdasarkan hasil survei dan diskusi tersebut, mahasiswa menyusun sejumlah output kegiatan, antara lain poster gagasan kawasan PPI Jayanti, video profil sebagai media branding kawasan, serta perancangan website sistem informasi kawasan. Output ini diharapkan dapat menjadi bahan awal bagi mitra dalam mendukung pengelolaan dan pengembangan kawasan PPI Jayanti ke depan.
Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Cilautereun, Dr. Donny Orlando, S.T., M.PSDA, menyampaikan bahwa Kawasan PPI Jayanti memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas perikanan tangkap di pesisir selatan Jawa Barat. Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini masih terdapat keterbatasan fasilitas, khususnya pada kolam labuh dan sarana pendukung darat. “Melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi, kami berharap dapat memperoleh masukan konseptual yang bermanfaat sebagai bahan pertimbangan dalam pengembangan kawasan PPI Jayanti ke depan,” ujarnya.