Memasuki siang hari, panggung berganti format menjadi Talk Show interaktif dengan topik “Pendidikan Inklusif Vs Komunikasi Inklusif”. Sesi ini dipandu secara apik oleh Tetty Ekasari, A.Md.TW., M.Pd., MCE, yang merupakan Dosen Terapi Wicara dari Politeknik Al Islam Bandung. Dia memandu jalannya diskusi yang membedah bagaimana lingkungan sekolah dan pola komunikasi masyarakat harus beradaptasi untuk menerima individu autistik.
Kehadiran Wahid Suryono, S.Pi selaku Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, memberikan sinyal positif mengenai dukungan pemerintah daerah terhadap perluasan sekolah inklusi. Ia bersanding dengan Kepala Sekolah Dasar Nasional Plus Tunas Global Depok, M Taufiqurrahman, SS., MM, yang membagikan praktik nyata dan pengalaman di lapangan tentang bagaimana menciptakan lingkungan belajar yang ramah bagi anak-anak spektrum autisme.