Menghadapi ujian besar seperti SOCA dan OSCE menjadi pengalaman tersendiri baginya. Menurut Rokan, ujian tersebut menuntut keseimbangan antara penguasaan teori dan keterampilan klinis. “Tapi berkat dukungan orang tua dan teman-teman, semuanya bisa dilewati,” ujarnya.
Ke depan, Rokan berencana melanjutkan pendidikan profesi dokter melalui program Koas selama dua tahun, dilanjutkan magang atau internship. Ia pun telah menetapkan cita-cita untuk mengambil spesialisasi di bidang jantung. “Sistem kardiovaskular itu menarik, dan selama kuliah saya merasa paling menguasai di bagian itu,” jelasnya.
Rokan juga menyampaikan pesan motivatif bagi mahasiswa dan generasi muda. Ia menekankan pentingnya keberanian mencoba hal baru tanpa terhalang faktor usia. “Jangan takut mencoba meskipun merasa lebih muda. Fokus pada tujuan dan jangan lupa minta doa orang tua,” pesannya.