Para Pejabat CPOPC Gelar Pertemuan Secara Virtual

Jakarta, Pripos.id (09/10/2020) – Para Pejabat Senior yang bertanggung jawab atas industri kelapa sawit dari negara anggota Dewan Negara – Negara Produsen Minyak Sawit / Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC). Hadir dalam pertemuan tersebut antara lain, Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Dr. Musdhalifah Machmud, Budan Sekretaris Jenderal Kementerian Perusahaan Perladangan dan Komoditi (MPIC) Malaysia, Ravi Muthayah, pertemuan ke-20 Pertemuan Pejabat Pejabat Senior / Senior Rapat (SOM) CPOPC. Pertemuan ini diselenggarakan secara virtual pada Rabu, 07 Oktober 2020.

Pertemuan secara virtual tersebut juga dihadiri oleh sejumlah perwakilan negara produsen minyak sawit yang saat ini sedang dalam proses menjadi anggota penuh CPOPC yaitu, Wakil Menteri Pertanian Colombia, Juan Gonzalo Botero; Komisioner Republik Ghana untuk Malaysia, HE Akua Sekyiwa Ahenkora; dan Wakil Menteri Pertanian, Kementerian Pertanian dan Peternakan, Ing. David Ernesto Wainwright. Anggota delegasi yang mewakili lembaga pemerintah dan pemangku kepentingan dari lima negara penghasil minyak sawit turut hadir dalam pertemuan

Pertemuan Pejabat Senior membahas sejumlah isu antara inisiatif lain dan kegiatan untuk pekebun kecil, kampanye positif, riset dan kajian, dan isu keberlanjutan. CPOPC diharapkan tampil memimpin upaya melawan kampanye negatif dan komunikasi dengan dukungan penuh negara-negara anggota. CPOPC mengundang negara pengamat CPOPC dan negara-negara penghasil minyak sawit lainnya untuk ikut serta dalam upaya-upaya bersama di negara-negara konsumen dan juga di forum regional dan internasional termasuk di badan-badan Persatuan Bangsa-Bangsa. Aliansi petani kelapa sawit global juga akan dikembangkan menjadi wadah bersama sebagai ujung tombak seluruh kepentingan industri kelapa sawit.

Dalam pembukaan pembukaan, Ravi Muthayah menyampaikan dukungan atas inisiatif CPOPC dalam menjalin kerjasama dan jaringan untuk kepentingan industri minyak sawit di tingkat global. Ravi juga berharap pihak negara produsen minyak sawit yang hadir sebagai akan menjadi anggota penuh CPOPC dalam waktu dekat.

Pimpinan delegasi Indonesia, Dr. Musdhalifah Machmud menyampaikan optimisme dan kesan positif akan tren kenaikan harga minyak sawit meskipun ada yang dapat dilakukan terhadap keseluruhan rantai pasokan global berbagai komoditas yang disebabkan oleh pandemi.

Dalam kata sambutan, ketiga perwakilan Negara Pengamat mengapresiasi CPOPC yang telah mengundang mereka dalam pertemuan sebagai proses menuju ke anggotaan penuh. Mereka menyampaikan kesiapan untuk bekerja sama mendukung kepentingan bersama negara-negara produsen minyak sawit melalui CPOPC.Terlebih mengingat COVID-19 juga berdampak kepada produksi kelapa sawit. Meskipun pandemi, negara-negara produsen minyak sawit tetap melanjutkan program nasional mereka untuk mendukung industri kelapa sawit, memperbaiki kapasitas dan kesejahteraan petani kelapa sawit, dan menjaga nilai penting sektor ini untuk kepentingan nasional dan global.

Pertemuan Pejabat Senior ini juga memutuskan untuk menyelenggarakan pertemuan ke-8 tingkat Menteri atau the 8th Ministerial Meeting (MM) pada November mendatang yang dirangkai oleh forum kegiatan untuk pimpinan perusahaan kelapa sawit atau Indonesia Malaysia CEO Forum (IMCEOF). IMCEOF menjadi kesempatan bagi para pemimpin industri dalam menentukan langkah-langkah ke depan untuk membawa sektor kelapa sawit ke tingkat yang lebih maju, termasuk dalam penanganan masalah yang terkait dengan keberlanjutan, perdagangan, dan prioritas strategis lainnya di masa depan. (Nor)

Categories: Berita Nasional

Leave A Reply

Your email address will not be published.

corona covid 19 cialis https://academicjournals.org/js/ckfinder/ckfinder.html https://www.e-act.nl/admin/img/0/novagra-turkiye-satis-sitesi.pdf https://catholicculture.org/userfiles/files/novagra-satin-al.pdf https://egeduyuru.ege.edu.tr/dosyalar/novagra-nedir.pdf pendik escort
Pripos.id