Studium Generale daring ini menarik peserta yang berasal dari berbagai latarbelakang, mulai mahasiswa, profesional, hingga masyarakat umum yang memiliki ketertarikan terhadap dinamika ketahanan pangan. Selama lebih dari tiga jam, peserta berinteraksi dengan pembicara, berbagi pendapat dan pengalaman mereka terkait perkembangan terbaru bidang ketahanan pangan. Acara ini diwarnai presentasi dari dua pembicara, yaitu Dr. Ahamed Fayeez Bin Tuani Ibrahim, selaku Ahli Informatika Universiti Teknikal Malaysia Malaka (UTeM), serta Weishaguna S.T., M.M., selaku Ahli Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Islam Bandung. Kedua pembicara berhasil mengembangkan beberapa komunitas lokal masing-masing melalui program pengabdian kepada masyarakat yang menekankan inovasi ketahanan pangan. Presentasi dari kedua narasumber diikuti oleh sesi diskusi yang menarik sebagai kesempatan peserta untuk berpartisipasi aktif dalam acara ini.(askur/png)