Pendataan Keluarga 2021, Menkes Budi : Pendataan Keluarga Upaya Wujudkan Keluarga Indonesia Sehat dan Berkualitas

JAKARTA, PRIPOS.ID (29/04/2021) – Menteri Kesehatan Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU pada kesempatan Pendataan Keluarga Tahun 2021 yang dilakukan oleh Tim Pendataan Keluarga BKKBN menjelaskan, “Kementerian Kesehatan ini sebagai _leading sector_ di industri kesehatan itu harus bekerjasama dengan regulator-regulator kesehatan lainnya seperti BKKBN dan Badan POM. Kita perlu mendapatkan informasi dan data dari BKKBN dan Badan POM yang mungkin belum ada di kita atau kurang lengkap ada di kementerian kesehatan, sehingga kita bisa mengambil keputusan dan membuat kebijakan di sektor kesehatan yang lebih tepat lagi. Berdasarkan data dan informasi tersebut khususnya untuk BKKBN yang kami lihat data mengenai penggunaan alat dan obat kontrasepsi jauh lebih lengkap sehingga itu bisa memberi masukan ke kami dalam menyusun regulasi-regulasi terkait dengan keluarga dan perkembangannya. Kita makin kesini makin banyak data-data kita peroleh saya juga melihat bahwa kebijakan yang kita bikin itu harus lebih sering ditinjau kembali dengan mengamati dampaknya ke masyarakat atau ke keluarga dalam hal ini BKKBN”, jelas Budi.

Kemudian, masuknya data, masuknya informasi akan membuat kita lebih memahami bagaimana dampak dari regulasi atau kebijakan yang kita bikin terhadap masyarakat dan kita bisa lebih cepat memodifikasi kebijakan atau regulasi tersebut. Jadi sekali lagi saya merasa sangat terbantu dengan adanya Pendataan Keluarga Tahun 2015 yang lalu dan saya harapkan juga ke depannya kita bisa mendapatkan data dan informasi tersebut untuk terus meningkatkan kualitas dari regulasi dan kebijakan yang kita ambil”, tambah Budi.

Yang pertama tahun ini berbeda dengan tahun 2015 adalah tahun pandemi covid-19 terjadi, jadi saya titip kepada teman-teman dari BKKBN pada saat kita melakukan sensus ini tetap protokol kesehatan dijaga walaupun saya percaya sebagian besar InsyaAllah sudah divaksin tapi tetap kita harus menjalankan 3M yang memakai masker, menjaga jarak, kemudian mencuci tangan pada saat melakukan sensus”, pesan Budi

Kemudian yang kedua kami juga sangat mengharapkan kalau data ini sudah jadi dan diolah menjadi informasi atau laporan yang baik kalau bisa di _share_ dengan Kementerian Kesehatan sehingga kita bisa bersama-sama bisa menganalisa kemudian menindaklanjutinya, baik dalam mengeluarkan keputusan atau kebijakan yang bisa bermanfaat bagi rakyat berdasarkan data yang masuk ini. Ketiga yang penting juga Kementerian Kesehatan, Badan POM, Kementerian Sosial juga melakukan sensus dan survei. Alangkah bagusnya kalau misalnya data-data yang masuk ini bisa dipakai untuk meng_-update_ atau melengkapi dari masing masing survei. Atau sensus yang dilakukan oleh Kementerian/Lembaga dengan demikian data yang kita peroleh itu dapat terintegrasi, dapat konsisten, dapat kita manfaatkan semaksimal mungkin untuk menghasilkan informasi bagi kami para pengambil kebijakan atau keputusan untuk membuat peraturan dan regulasi yang terbaik”, terang Budi.

Saya berharap masyarakat tidak usah khawatir atau takut kalau didatangi oleh para surveyor dari BKKBN karena mereka sebagian besar sudah divaksin jadi tidak akan menularkan. Tolong berikan jawaban yang selengkapnya-lengkapnya dan yang paling _update_ agar kita bisa menangkap apa yang terjadi di masyarakat terutama dengan adanya pandemi ini dengan demikian kita bisa mengambil keputusan membuat kebijakan yang paling baik berdasarkan data terkini dari masyarakat”, pesan Budi.

Pendataan Keluarga 2021 merupakan suatu upaya untuk mewujudkan Keluarga Indonesia yang lebih sehat dan berkualitas melalui perencanaan yang tepat berdasarkan data yang akurat mari kita sukseskan Pendataan Keluarga untuk Perencanaan Keluarga Indonesia Pendataan Keluarga 2021, Pendataan Awal Perencanaan Keluarga”, ajak Budi.

Pendataan Keluarga Tahun 2021, serentak dilakukan pada periode 01 April – 31 Mei 2021, ini akan menjadi basis data pemerintah dalam meningkatkan pemerataan pembangunan dan kesejahteraan keluarga. Untuk itu, validasi data harus dilakukan pada setiap periode pendataan sehingga data yang didapatkan benar-benar akurat.(nor)

 

Categories: Artikel

Leave A Reply

Your email address will not be published.