Penganugerahan ini juga mengukuhkan Polda Jabar sebagai salah satu role model nasional dalam penerapan program kesetaraan gender di internal Polri. Pada tahun ini, sebanyak 29 satuan kerja mengikuti proses nominasi, dan hanya empat Kapolda yang dinyatakan memenuhi seluruh aspek penilaian melalui proses verifikasi lapangan, termasuk Kapolda Jawa Barat.
Dalam keterangannya, Kapolda Jabar menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk pengakuan, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk mempercepat reformasi internal terkait pemberdayaan perempuan. “Ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh personel. Kami akan terus memperkuat kebijakan dan program yang memastikan setiap anggota, baik laki-laki maupun perempuan, memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkontribusi,” ujarnya, Jumat (28/11/2025).
Melalui penghargaan ini, Polda Jabar berharap dapat memperluas dampak positif program kesetaraan gender, tidak hanya untuk internal organisasi, tetapi juga bagi masyarakat luas. Inisiatif tersebut merupakan bagian dari upaya mewujudkan Polri yang humanis, modern, dan semakin inklusif dalam memberikan. (Iding/bnn)


