“Program hari ini sebenarnya berkaitan dengan community service. Tidak begitu terhubung dengan akademik tetapi karena mahasiswa-mahasiswa ini datang dari program yang kuat terhubung dengan bidang yang ada di sini, tidak salah sebenarnya kita berkongsi juga hubungan dengan akademik,” ujarnya.
Sementara itu, Sandy Rizki Febriadi menyambut baik kunjungan mahasiswa USIM ke Unisba. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa kedua perguruan tinggi untuk bertukar wawasan, pengetahuan, serta pengalaman melalui interaksi lintas budaya.
“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini kita dapat bertukar wawasan, pengetahuan, ataupun tadi yang Ibu katakan ada cross-cultural, jadi pertukaran kebudayaan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pertemuan antarmahasiswa menjadi salah satu cara efektif untuk memperkuat interaksi dan membangun pengalaman bersama. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa Unisba yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) turut berinteraksi dengan mahasiswa USIM melalui berbagai aktivitas.


