Rektor Unisba, Prof. Ir. A. Harits Nu’man, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., menegaskan pentingnya ULA sebagai momentum evaluasi dan perumusan langkah strategis ke depan. Ia menyebut kegiatan ini menjadi ruang bersama untuk menyusun rencana tahun akademik 2026–2027 melalui skema Rencana Kerja Belanja (RKB).
“Unisba saat ini ibarat kapal pesiar yang terus berkembang, dengan capaian signifikan dari sisi jumlah fakultas, program studi, hingga rekognisi nasional,” ujarnya.
Saat ini Unisba memiliki 10 fakultas dan 36 program studi, dengan sekitar 50 persen telah meraih akreditasi unggul. Capaian tersebut, menurutnya, menjadi modal penting menghadapi tantangan era disrupsi, khususnya di bidang teknologi. Ia menekankan pentingnya penyatuan visi, penguatan sinergi, serta penyusunan strategi yang realistis dengan mengoptimalkan potensi yang ada.
Ketua panitia yang juga Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Sumber Daya, Umum, dan Keuangan (PASDUK), Dr. Helmi Aziz, S.Pd.I., M.Pd.I., menyampaikan bahwa ULA merupakan upaya memperkuat kapasitas kepemimpinan di tingkat fakultas sekaligus menyelaraskan kebijakan universitas dengan Rencana Induk Pengembangan (RIP) dan Renstra.