Ia juga menjelaskan bahwa para mahasiswa mendapatkan pembinaan berkelanjutan, baik melalui laboratorium Fakultas Hukum maupun pendampingan dari para dosen. “Kita memberikan fasilitas, monitoring, dan pembinaan agar mahasiswa terus berprestasi, baik di tingkat wilayah, nasional, maupun nantinya internasional,” tambahnya.
Hasyim menyampaikan bahwa Prodi MKn memiliki potensi besar untuk terus berkompetisi di tingkat nasional. Ia juga mengungkapkan rencana keikutsertaan Unisba pada kompetisi berikutnya yang direncanakan berlangsung di Universitas Batam pada 2026.
Terkait profil para peserta, ia menegaskan bahwa seluruh anggota tim merupakan lulusan S1 Fakultas Hukum Unisba dengan IPK cumlaude dan baru melanjutkan ke Magister Kenotariatan. “Usia mereka masih sangat muda, 21 sampai 22 tahun. Produktivitasnya tinggi karena fokus belajar dan belum bekerja. Ini yang membuat mereka bisa maksimal dalam persiapan,” tuturnya.


