Dalam paparannya, Utari Widyastuti menekankan bahwa transformasi digital di sektor pariwisata tidak hanya berkaitan dengan adopsi teknologi tetapi juga mencakup perubahan tata kelola, model operasional, serta kolaborasi lintas sektor. Pemanfaatan teknologi seperti big data, Internet of Things (IoT), platform digital, dan sistem manajemen cerdas dinilai krusial dalam meningkatkan efisiensi, kualitas layanan, serta daya saing destinasi pariwisata nasional.
Ketua Program Studi Manajemen FEB Unisba Dr. Handri, SE, MM, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen akademik Prodi Manajemen dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah, serta mendorong link and match antara pembelajaran di kelas dengan dinamika kebijakan dan kebutuhan industri pariwisata.
“Kuliah umum ini diharapkan mampu memperluas wawasan mahasiswa dan sivitas akademika mengenai arah transformasi pariwisata Indonesia, sekaligus menumbuhkan pemikiran kritis dan inovatif dalam merespons tantangan digitalisasi sektor pariwisata,” ujarnya.


