Dikatakannya, prestasi ini tidak membuat FMIPA Unisba berpuas diri, namun akan terus berupaya untuk mempertahankan akreditasi ‘Unggul’ ini. “Akreditasi ‘Unggul’ ini merupakan cermin bagi kita. Bahwa posisi kedua prodi tersebut sudah sampai di mana, kelebihannya apa dan kekurangannya apa. Kelebihan harus dipertahankan dan kalau bisa ditingkatkan lagi. Kekurangannya tentu harus diperbaiki agar skornya pun meningkat,” terangnya.
Langkah nyata yang akan diupayakan untuk mempertahankan akreditasi tersebut kata Dr. Apt. Suwendar adalah dengan meningkatkan kualitas mahasiswa sebagai inputnya, meningkatkan sarana prasarana dan laboratorium, meningkatkan kualitas SDM tenaga kependidikan (laboran dan administrasi), serta masalah hilirasisasi dari hasil penelitian dosen.(ask/bnn)
