Secara Nasional Provinsi Jabar Masih Kekurangan Kelompok Ternak

KAB GARUT, PRIPOS.ID (14/09/2021) – Meskipun masih dalam kondisi pandemi covid-19, Balai Pembibitan Ternak Domba dan Kambing di Desa Margawati, Kabupaten Garut tetap konsisten.  Hal itu menarik perhatian Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat untuk meninjau langsung ke lokasi.

Anggota Komisi II Faizal Farid Hafan mengapresiasi kinerja balai tersebut yang tetap menunjukkan hasil konsisten dalam hal pembibitan serta pengembangan untuk menjaga domba asli Garut.

“Pertama kita mengapresiasi bahwa mereka memiliki kinerja yang bagus, artinya tetap konsisten untuk kaitan dengan masalah pembibitan dan juga menjaga domba asli Garut dan mengembangbiakan dan penyaluran kepada masyarakat,” ucap Faizal di Kabupaten Garut, Senin, (13/9/2021).

Faizal menyebut, meskipun di masa pandemi yang notabennya pendapatan sebagian masyarakat  menurun, balai ini tetap memberikan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sesuai dengan target bahkan di atas 400 juta dan angka ini cukup  stabil dalam tiga tahun terkahir.

“Bahwa ketahanan pangan memang terbukti melalui kegiatan usaha atau kegiatan dinas yang tetap konsisten meskipun di masa pandemi covid-19. Saat pendapatan orang-orang menurun tetapi untuk UPTD di sini konsisten dengan memberikan kontribusi PAD di atas 400 juta. Jadi,selama 3 tahun terakhir tidak ada masalah,” jelasnya.

Meski demikian, Faizal menyoroti permasalahan pemberdayaan dan pemanfaatan hasil bibit domba kepada kelompok ternak yang dirasa kurang. kondisinya baru ada 12 kelompok ternak di sembilan kabupaten/ kota. Sedangkan Jawa Barat imempunyai 27 kabupaten/ kota.

“Kita melihat ada permasalahan dalam hal pemberdayaan ataupun pemanfaatan hasil bibit domba ke masyarakat dirasa kurang. Di tahun 2021 ini hanya 12 kelompok ternak di 9 kabupaten/ kota, padahal kita punya 27 kabupaten/ kota se-Jawa Barat, kita minta untuk ditingkatkan pada konteks jumlah yang bisa dimanfaatkan untuk masyarakat,” ucap Faizal.

Pihaknya juga berharap, ke depannya 27 abupaten/ kota di Jawa Barat dapat terdistribusi bantuan bibit hewan kepada para kelompok ternak yang akan mendorong masukan PAD dari balai untuk penambahan anggaran.

“Harapan kita supaya minimal 27 kabupaten kota ini terisi yang ketiga masalh anggaran balai ini minta penambahan terutama untuk pakan konsentrat agar kebutuhan gizi untuk  hewan ternak dapat terpenuhi, diminta sekitar 190 juta dan mereka menginginkan ada anggaran khusus untuk pakan hewan, dan dibutuhkan anggran 6 Miliar untuk memenuhi semua kebutuhan hewan ternak,” pungkasnya.(ask/png)

Categories: Berita Parlemen

Leave A Reply

Your email address will not be published.