KOTA BANDUNG, PRIPOS.ID (NMN) — Upaya mendorong pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan terus dilakukan melalui kolaborasi antara dunia industri, perguruan tinggi, dan masyarakat. Salah satunya diwujudkan melalui kerja sama PT Telkom Indonesia bersama SDGs Center Telkom University dengan menghadirkan teknologi pirolisis untuk mengolah sampah plastik.
Teknologi tersebut secara resmi diperkenalkan melalui kegiatan peresmian alat pirolisis yang berlangsung di Gedung O Telkom University, Kota Bandung, Sabtu (10/9/2026). Kehadiran fasilitas ini menjadi bagian dari komitmen Telkom University dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-7, sekaligus memperkuat inovasi pengelolaan sampah berbasis teknologi.
Penggunaan alat pirolisis diharapkan mampu membantu mengurangi volume sampah plastik yang selama ini berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Teknologi ini bekerja dengan memanfaatkan proses pemanasan pada suhu tertentu untuk mengolah material plastik yang sulit terurai secara alami.
Melalui proses tersebut, sampah plastik tidak hanya diposisikan sebagai material buangan, tetapi dapat diolah kembali sehingga memiliki nilai guna. Pemanfaatan teknologi ini sekaligus membuka peluang penerapan pendekatan baru dalam menangani persoalan sampah plastik yang berpotensi memberikan tekanan terhadap lingkungan.
Peresmian fasilitas pirolisis juga menjadi momentum bagi SDGs Center Telkom University untuk memperkenalkan pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan sampah kepada berbagai pemangku kepentingan.
Kehadiran fasilitas pengolahan sampah diharapkan menjadi bagian dari langkah konkret untuk membangun sistem pengelolaan yang lebih efektif, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.
Pendekatan tersebut menekankan pentingnya pengurangan sampah sejak dari sumbernya. Dengan demikian, volume sampah yang harus dibawa dan ditangani di TPA dapat ditekan.
Kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri ini juga memperlihatkan bahwa inovasi teknologi dapat menjadi salah satu instrumen untuk mendukung praktik pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
SDGs Center Telkom University terus mendorong hadirnya berbagai solusi yang tidak berhenti pada aspek teknologi, tetapi juga dapat diterapkan secara nyata dalam kehidupan masyarakat. Ke depan, teknologi pirolisis diharapkan dapat terus dikembangkan untuk membantu mengurangi timbulan sampah plastik dan memperkuat sistem pengelolaan sampah berkelanjutan.


