Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Bandung, Dudy Prayudi, S.T., M.T., menyampaikan harapannya agar teknologi ini dapat membantu mengurangi beban sampah Kota Bandung yang mencapai sekitar 1.500 ton per hari.
“Ini merupakan ikhtiar bersama antara pemerintah dan perguruan tinggi. Kami berharap dalam waktu dekat hasil pengoperasian reaktor plasma ini dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.(askur/png)


