Dalam berbagai hal, Asep Barlian menekankan urgensi penataan ulang struktur organisasi mulai dari tingkat Ranting hingga Anak Cabang (PAC) sebagai prasyarat mutlak.
“Keberlangsungan musyawarah harus dijamin oleh representasi yang sah dan valid. Jika fondasi di bawah rapuh, maka keputusan di tingkat atas pun akan kehilangan landasan yang kokoh,” tegasnya.
Pernyataan ini menjadi landasan bagi kepemimpinan Yudha Nur untuk mengambil langkah tegas terhadap unsur-unsur yang dinilai tidak kooperatif. DPW menyatakan kesiapannya mendukung penuh Surat Keputusan Pemberhentian Sementara bagi kepengurusan yang resisten, bahkan membuka peluang mekanisme Penunjukan Sementara (PLT) dari DPP Pusat jika diperlukan demi menjaga kelangsungan organisasi.
“Kita tidak boleh membiarkan roda organisasi terhambat oleh kepentingan suatu saat. Aturan main harus ditegakkan demi kebesaran partai,” ujar Asep menyampaikan arahan ketat dari Uu Ruzhanul Ulum.