Kemajuan sebuah daerah tidak diukur dari jalan lebar atau gedung tinggi. “Rakyat yang dapat menghirup udara bersih, mendapatkan air minum yang aman, dan hidup sehat — itulah indikator kemajuan sejati,” tegas Toto mengutip visi KDS.
Data WHO memperkuat urgensi ini. Setiap tahun, sekitar 1,4 juta nyawa di dunia dapat diselamatkan hanya dengan air bersih dan sanitasi yang layak. Sanitasi yang baik juga menurunkan angka stunting, meningkatkan kualitas pendidikan, dan mendongkrak produktivitas masyarakat.
Melalui AKKOPSI, KDS mendorong empat langkah strategis: mengawal RUU Air Bersih dan Sanitasi, menjadikan sanitasi bagian dari ketahanan pangan nasional, memperkuat kolaborasi lintas sektoral, serta memastikan anggaran yang memadai dan terukur.
Toto Izul Fatah menutup dengan pesan yang mendalam. “Al-Qur’an melarang berbuat kerusakan di bumi. Menjaga air berarti menjaga kehidupan. Ini bukan sekadar tugas teknis, melainkan ibadah ekologis. Sanitasi adalah fondasi peradaban, dan menjaga lingkungan adalah kewajiban kita semua.” (Iding)


