Materi kemudian dilanjutkan oleh Anang Rikza Masyhadi yang memaparkan jenis-jenis wakaf melalui contoh-contoh konkret dan sejarah wakaf di Indonesia. Anang menggarisbawahi bahwa konsep wakaf di Pondok Modern Darussalam Gontor merupakan buah pemikiran dari tradisi wakaf Universitas Al-Azhar Kairo. Sistem tersebut terbukti mampu menekan biaya pendidikan sekaligus memperkuat kemandirian lembaga—model yang kini turut diadaptasi oleh berbagai pesantren di Indonesia, termasuk Baitul Hidayah.
Melalui sarasehan ini, para peserta mendapatkan wawasan mendalam mengenai kekuatan wakaf sebagai instrumen pemberdayaan umat. Diharapkan, nilai-nilai yang disampaikan para narasumber dapat memperluas pemahaman dan mendorong gerakan wakaf produktif yang memberi manfaat luas, tidak hanya bagi umat Islam di Indonesia, tetapi juga masyarakat dunia.(askur/png)


