SDM dan Komunitas, Kunci Kekuatan Digital di Era Industri 4.0

JAKARTA, PRIPOS.ID (17/04/2021) – Hannover Messe 2021: Digital Edition menampilkan kekuatan teknologi industri dari para eksibitor, terutama yang dibawa oleh Indonesia sebagai official partner country. Dalam ajang tersebut, perusahaan serta lembaga yang menjadi peserta menampilkan inovasi dan prinsip-prinsip yang berhasil mendukung transformasi teknologi menuju industri 4.0. Salah satu perusahaan yang tampil adalah PT Astra Otoparts Tbk sebagai co-exhibitor hasil kurasi Kementerian Perindustrian.

Wujud dari keseriusan PT. Astra Otoparts Tbk dalam melakukan transformasi digital ditunjukkan melalui Workshop for Industrial Equipment (WINTEQ) yang merupakan divisi yang bergerak dalam bidang solusi engineering, untuk membangun daya saing di dunia manufaktur, khususnya bagi Grup Astra Otoparts. “Inisial solusi engineering dimulai dengan produk Special Purpose Machinery,” ujar Chief Operating Officer WINTEQ, Donny Novanda.

WINTEQ juga menginisiasi Integrated Automation System untuk memenuhi kebutuhan produk berkualitas yang dihasilkan secara efisien. Di sisi lain, penerapan sistem otomasi ini berimbas kepada bergesernya kompetensi para engineer di perusahaan. Kebutuhan untuk berinteraksi dengan teknologi yang relatif baru memerlukan infrastruktur Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten. “Sehingga, solusi otomasi yang diberikan harus disertai edukasi yang cukup bagi para engineer pengguna produk otomasi. Karena itu WINTEQ membekali engineer-nya dengan Technical Training Program,” papar Donny.

Selain itu, dalam era industri 4.0, WINTEQ mengembangkan penerapan SMART Factory. Proyek ini dimulai melalui berbagai pilot project yang memanfaatkan teknologi secara spesifik untuk memecahkan masalah yang ada di proses produksi, seperti shop floor production system yang membantu proses pengambilan keputusan produksi secara langsung dan cepat dengan bantuan teknologi Internet of Things. Melalui pengambilan keputusan yang cepat, maka hambatan-hambatan yang mengurangi produktivitas di lantai produksi dapat diketahui secara realtime dan diatasi dengan segera, sehingga mampu meningkatkan produktivitas.

Hingga tahun 2020, WINTEQ telah menghasilkan lebih dari 1500 produk, yang terdiri dari implementasi Special Purpose Machinery, Integrated Automation System, dan SMART Factory. “Dengan inovasi teknologi yang tepat guna, WINTEQ berkontribusi dalam pembuatan produk yang digunakan di berbagai industri dalam rangka transformasi digital untuk mewujudkan industri 4.0,” imbuhnya.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Taufiek Bawazier menyampaikan, pada Hannover Messe 2021, WINTEQ ]memamerkan aplikasi teknologi digital yang sudah diterapkan di anak perusahaan Grup Astra Otoparts. “Perusahaan ini masuk dalam tema Global Business and Market dan menampilkan produk-produk berkualitas yang diproduksi melalui penerapan teknologi Industri 4.0,” papar Taufiek. Selain WINTEQ, ikut serta Divisi International dari PT. Astra Otoparts Tbk dengan menampilkan berbagai produk-produk suku cadang antara lain Aspira, Aspira Premio, dan Incoe yang telah dipasarkan ke lebih dari 40 negara dan mampu bersaing secara global.

Ia menambahkan, WINTEQ selama ini telah menjadi konsultan teknik dan mitra yang dipilih Kemeperin untuk menunjukkan kompetensi dan kapabilitas industri komponen di Indonesia dalam menerapkan teknologi Industri 4.0. “Kami mengharapkan, partisipasi WINTEQ dalam Hannover Messe 2021 dapat semakin mendukung pengembangan teknologi bagi perusahaan tersebut, serta membuka peluang bisnis dengan mitra dari mancanegara,” pungkasnya.(sani/png)

Categories: Ekonomi dan Bisnis

Leave A Reply

Your email address will not be published.