Sekjen Kemenag: “Harus Setara dan Bermanfaat”

JAKARTA, PANGGILAN (21/11/2019) – Mewakili Menag Fachrul Razi, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama M Nur Kholis Setiawan membuka Rakornas Bidang Kerja Sama Luar Negeri di Jakarta.“Saya ingin menyampaikan permohonan maaf dari Bapak Menteri Agama yang berhalangan hadir. Untuk itu, saya diminta, mewakili Bapak Menteri Agama, membuka acara Rakornas Bidang Kerja Sama Luar Negeri pada malam ini,” kata M Nur Kholis Setiawan, di Hotel Jakarta, Rabu (20/11).

M Nur Kholis Setiawan menyampaikan apresiasi Menag atas terselenggaranya Rakornas Bidang Kerja Sama Luar Negeri ini. Sekjen mengingatkan, era demokrasi saat ini menjadi momentum dalam membuka akses keterbukaan seluas-luasnya bagi perkembangan kehidupan bangsa Indonesia. Mobilisasi antar bangsa tidak dapat dielakkan, termasuk terkait masuknya Tenaga Kerja Asing (TKA) ke Indonesia.“Ini harus kita cermati, kerja sama TKA, betul-betul harus ada garansi yang mendatangkan manfaat,” kata M Nur Kholis Setiawan.

M Nur Kholis Setiawan menjelaskan bahwa kerja sama yang dilakukan harus ada basic kehati-hatian agar TKA mendatangkan kebermanfaatan bagi sesama, semua harus sama rata, dan itu harus terwujud.“Mental apriori terhadap orang asing (red: seolah-olah orang hebat) harus ditinggalkan. Kita tidak boleh merasa lebih rendah dari orang-orang asing yang ada,” tegas M Nur Kholis Setiawan.

Sekjen juga mengingatkan pesan Menag saat penyerahan DIPA 2020, 19 November lalu. Menurutnya, ada dua fungsi yang dijalankan Kemenag, yaitu Agama dan Pendidikan. Anggaran yang ada harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.“Pastikan anggaran tersebut bermanfaat. Semua program harus dirasakan langsung oleh masyarakat. Mari kita fokus dengan tugas dan fungsi Kemenag,” kata M Nur Kholis Setiawan.

Plt Kepala Biro Hukum dan Kerja Sama Luar Negeri Syafrizal dalam laporannya menyampaikan bahwa ini kali pertama Rakornas Bidang Kerja Sama Luar Negeri yang cukup besar dengan mengundang Kabag Hukum dan Kerukunan, Pejabat PTKN se Indonesia, Pejabat Unit Eselon I Pusat, dan Sekretariat Jenderal Kementerian Agama.“Rakornas Bidang Kerja Sama Luar Negeri ini diikuti oleh 150 peserta,” kata Syafrizal.Rakornas Bidang Kerja Sama Luar Negeri ini, kata Syafrizal, mengusung tema ‘Meneguhkan Komitmen Layanan dan Kerja Sama Internasional’.

akan berlangsung tiga hari,  20-22 November 2019.Disampaikan Syafrizal, Rakornas ini dimaksudkan sebagai sarana desiminasi program dan kebijakan Kemenag terkait pengawasan dan pembinaan orang asing, tertib administrasi kerja sama luar negeri, dan mekanisme izin perjalan dinas luar negeri.Tidak hanya itu, lanjut Syafrizal, Rakornas ini bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya penyalahgunaan TKA bidang agama, mencegah infiltrasi ideologi asing yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan, serta sebagai upaya melakukan koordinasi program dan kebijakan pengembangan kerja sama luar negeri.“Rakornas ini juga bertujuan sebagai wahana pembinaan pelaksanaan perjalanan dinas luar negeri agar berjalan efektif, efisien, transparan, dan tujuannya yang jelas,” jelas Syafrizal.

Rakornas Bidang Kerja Sama Luar Negeri ini menghadirkan beberapa pembicara yakni dari Kemensetneg, Kemlu, Kemenaker, BIN, dan Ditjen Imigrasi.(M Arif Efendi/ask)

Categories: Agama,Berita Nasional

Pripos.id