Menurutnya, kemampuan berbicara bukan hanya soal berbicara lancar tetapi juga soal bagaimana mengubah ide menjadi pengaruh. Public speaking menjadi jembatan penting agar pesan yang disampaikan dapat diterima secara baik oleh audiens, baik dalam konteks profesional maupun sosial.
Pada sesi interaktif, para siswa diajak untuk memahami struktur berbicara efektif, mulai dari cara membuka pembicaraan yang menarik, mengatur intonasi, hingga menjaga kontak mata dan gestur tubuh. Beberapa siswa juga mendapat kesempatan langsung untuk praktik berbicara di depan kelas, dengan bimbingan dan umpan balik langsung dari pemateri. Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang kegiatan. Sesi ice breaking dan mini role play yang disiapkan panitia membuat suasana seminar terasa ringan namun penuh makna. Para siswa mengaku mendapat banyak ilmu baru tentang cara membangun kepercayaan diri saat berbicara di depan umum.
