Dalam kegiatan tersebut, kedua perguruan tinggi berdiskusi mengenai berbagai aspek penyelenggaraan pembelajaran, dari persiapan proses belajar mengajar, pengembangan penerapan pembelajaran inovatif dengan pendekatan student-centered learning, pengelolaan sarana dan prasarana pembelajaran, adopsi penerapan pembelajaran inklusif yang ramah bagi penyandang disabilitas, hingga kebijakan akademik yang mendukung peningkatan mutu pendidikan.
Delegasi Unisba juga mengunjungi berbagai fasilitas pembelajaran di Monash University Indonesia untuk melihat langsung sarana dan proses pembelajaran yang diterapkan.
Melalui kegiatan benchmarking ini, Unisba memperoleh berbagai masukan dan praktik baik yang dapat menjadi referensi dalam mempersiapkan penyelenggaraan kelas internasional serta terus meningkatkan kualitas pembelajaran di lingkungan universitas.(askur/nmn)***


